Jaga Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan Jelang Iduladha 2024, Kabupaten Tuban Gelar Gerakan Pangan Murah

oleh -483 Dilihat

KILASJATIM.COM, Tuban – Pemkab Tuban melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP2P) Kabupaten Tuban menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah di Desa Tahulu, Kecamatan Merakurak, Jumat (14/06).

Gerakan Pangan Murah diserbu warga untuk membeli sejumlah kebutuhan dapur, seperti beras, gula, minyak, telur, bawang merah, dan bawang putih.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kabupaten Tuban, Drs. Endro Budi Sulistyo mengungkapkan Gerakan Pangan Murah tahun 2024 diselenggarakan dalam rangka menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan Kabupaten Tuban menjelang Hari Raya Iduladha tahun 2024. Sekaligus membantu masyarakat memenuhi sejumlah kebutuhan dengan harga yang lebih murah.

“Juga sebagai upaya menstabilkan harga kebutuhan pokok,” ungkapnya.

Gerakan Pangan Murah kali ini juga melibatkan Bulog untuk menyediakan beras berkualitas.

Endro Budi menjelaskan Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, SE., menginstruksikan agar pelaksanaan Gerakan Pangan Murah ditempatkan di wilayah yang memiliki kerentanan pangan. Selain Desa Tahulu, kegiatan Gerakan Pangan Murah juga telah diadakan di beberapa desa lain tersebar di 20 kecamatan.

“Pemkab Tuban berkomitmen menyelenggarakan kegiatan serupa di desa lain yang rentan pangan hingga akhir 2024,” jelasnya.

Endro Budi berharap warga dapat memanfaatkan kesempatan ini membeli kebutuhan pangan yang diperlukan. Kendati demikian, warga diminta tidak membeli dengan jumlah besar untuk disimpan dan dijual kembali.

Sementara itu, Kepala DKP2P Kabupaten Tuban, Eko Julianto, S.STP., MM., menyebutkan pihaknya menyediakan beberapa kebutuhan pokok dengan harga yang lebih miring dibandingkan dengan harga pasaran. Meski dijual dengan harga lebih murah, produk yang dijual memiliki kualitas yang baik.

Beberapa produk yang dijual pada Gerakan Pangan Murah Desa Tahulu, yaitu beras SPHP kemasan 5 kilogram sebanyak 3 ton, beras konyek kemasan 10 kilogram sebanyak 2,5 kuintal, beras Leran kemasan 3 kilogram sebanyak 75 kilogram, gula pasir sebanyak 100 kilogram, minyak goreng sebanyak 240 liter, bawang merah sebanyak 50 kilogram, bawang putih sebanyak 20 kilogram, dan telur ayam ras sebanyak 200 kilogram.

Baca Juga :  Pacu Performa Perusahaan, PT Barata Indonesia (Persero) Siap Terapkan Aplikasi Manajemen Informasi ERP – SAP

Adapun harga yang ditawarkan, beras SPHP kemasan 5 kilogram seharga Rp 56 ribu, beras konyek kemasan 10 kilogram seharga Rp 128 ribu, beras Leran kemasan 3 kilogram seharga Rp 40 ribu, gula pasir seharga Rp 17 ribu per kilogram, minyak goreng seharga Rp 16 ribu per liter, bawang merah seharga Rp 16 ribu per setengah kilogram, bawang putih seharga Rp 17 ribu per 1/2 kilogram, dan telur ayam ras seharga Rp 26 ribu per kilogram. (fiq)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

No More Posts Available.

No more pages to load.