Jaga Kebersihan Lingkungan, Ratusan Siswa SD-SMP Rutin Bersih-bersih Pantai Nambangan

oleh -182 Dilihat

KILASJATIM.COM, SURABAYA: Ratusan siswa SD-SMP Negeri dan Swasta di Kota Pahlawan, nampak antusias mengikuti kegiatan bersih-bersih Pantai Nambangan, Kecamatan Bulak, Surabaya pada Minggu (29/1/2023) pagi.

Kegiatan rutin akhir pekan yang diinisiasi anak-anak Surabaya ini, mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Pelajar SDN Tandes Kidul 1 Surabaya, Revalina Fernanda (11) adalah satu di antara ratusan peserta. Ia mengaku hadir bersama kedua orang tuanya mengikuti giat rutin bersih-bersih pantai setiap akhir pekan tersebut.

“Tadi (datang) sama keluarga, sama ayah dan mama. Kalau bersih-bersih pantai hari ini yang dibersihkan paling banyak sampah plastik, kaca dan sampah-sampah daun kering,” kata Reva ditemui di sela kegiatan.

Reva mengaku, sejak menjadi finalis Pangeran dan Puteri Lingkungan Hidup tahun 2022, telah aktif mengikuti kegiatan bersih-bersih lingkungan. Apalagi, kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari kedua orang tuanya.

“Kegiatan ini setiap minggu dilakukan, kadang-kadang di sekitar Benteng Kedung  Cowek. Kalau saya setiap minggu juga ikut bersama keluarga sejak tahun 2022 saat menjadi finalis Pangeran dan Puteri dan Lingkungan,” ujar Reva.

Reva berharap, kegiatan bersih-bersih pantai tersebut dapat menjadi salah satu upaya dalam menjaga kelestarian lingkungan. Terlebih, kata dia, saat ini umur bumi sudah semakin tua dan harus tetap dijaga kelestariannya.

“Bumi kita semakin lama semakin tua dan itu harus dijaga kelestariannya, agar manusia juga bisa memanfaatkan dengan baik,” katanya.

Sebagai salah satu pemenang Puteri Lingkungan Hidup Tahun 2022, Reva mengajak para pelajar lain agar turut serta menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Menurut dia, langkah itu dapat dilakukan dengan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) atau menerapkan zero waste sampah.

“Bisa juga dilakukan dengan aksi peduli lingkungan seperti bersih-bersih pantai atau menanam tanaman di kawasan lingkungan rumah kalian,” pesan dia.

Pada kesempatan yang sama, Presiden Tunas Hijau Indonesia, Mohammad Zamroni menerangkan, bahwa kegiatan bersih-bersih pantai sendiri sebenarnya diinisiasi oleh para pelajar atau anak-anak Surabaya.

“Jadi mereka (anak-anak) yang menjadi inisiatornya dari kegiatan (bersih-bersih pantai) ini. Kami cuma mengawal, karena anak-anak kan biasanya boring, tidak fokus, tidak bisa continue, nah itu kami (motivasi) ayo kita waktunya. Kita carikan tempat,” kata Zamroni.

Zamroni menyebut, aksi bersih-bersih pantai sebenarnya sudah lama dilakukan. Bahkan, kegiatan ini mulai intens dilaksanakan setiap akhir pekan sejak Oktober 2020. Sedangkan untuk kegiatan kali ini, sudah memasuki seri yang ke 93.

“Awal oktober 2020 mulai bersih-bersih di Pantai Tambak Wedi. Terus bergeser setiap minggu pagi bergerak dan ini yang seri yang ke 93,” ungkap dia.

Menurut dia, setidaknya ada sekitar 220 peserta yang terlibat dalam aksi bersih-bersih pantai kali ini. Para peserta kali ini mayoritas dari kalangan pelajar SD-SMP di Kota Surabaya. Di antaranya, SMPN 54 Surabaya, SDN Tanah Kali Kedinding, SDN Rungkut Menanggal 1 Surabaya, SDN Nginden Jangkungan Surabaya dan SMPN 22 Surabaya.

“Hari ini sekitar 220 an peserta. Yang banyak itu dari keluarga anak-anak Pangeran dan Puteri Lingkungan. Dan pada seri ke-93 ini banyak juga dari nelayan setempat yang ikut,” jelasnya.

Zamroni menambahkan bahwa sejak pertama kali dilaksanakan, kegiatan ini selalu mendapat dukungan dari Pemkot Surabaya. Khususnya dari jajaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH), baik dukungan melalui armada truk pengangkut sampah maupun satgas.

“Dinas Lingkungan Hidup selalu support kami, menyediakan armada, terus membantu Satgasnya. Kalau tidak, nanti bingung mindah sampahnya. Sampai seri ke-93 kali ini selalu support dan Insyaallah seterusnya,” tandasnya.(kur)

No More Posts Available.

No more pages to load.