Invensi Dosen Ubaya Buka Peluang Hilirisasi Industri

oleh -398 Dilihat

KILASJATIM.COM, SURABAYA – Universitas Surabaya (Ubaya) melalui Ubaya Innovaction Hub (UIH) menggelar Ubaya Innovaction Expo 2023. Bertajuk “Creating a Better World through Innovation”,  memperkenalkan 20 invensi dosen Ubaya kepada perusahaan nasional agar selanjutnya dilakukan hilirisasi. Pameran dilakukan Kamis (9/2/2023) di Gedung Perpustakaan lantai 5, Kampus Ubaya Tenggilis.

Invensi yang dipamerkan merupakan hasil penelitian dosen dan mahasiswa dari ragam kepakaran ilmu yang ada di Ubaya. Inovasi tersebut mulai dari alat pengangkut barang, probiotik untuk kesehatan, obat herbal, masker kain empat lapis, kit pendeteksi penyakit pada hewan, pengering surya, tisu alami antibakteri, tepung komposit, primer probe untuk deteksi DNA, dan masih banyak lagi.

Direktur UIH, Prof. Drs.ec. Sujoko Efferin, M.Com(Hons)., M.A., Ph.D., mengatakan pameran ini bertujuan untuk memperkuat sinergi Ubaya dengan industri. “Ubaya memiliki banyak inovasi yang mencakup paten, desain industri, dan hak cipta. Ini bisa dimanfaatkan oleh dunia usaha dunia industri (DUDI). Ubaya berkontribusi secara optimal untuk menghadapi abad inovasi yang tengah berlangsung saat ini,” jelasnya.

Semua invensi telah terdaftar di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) serta memperoleh nomor dan tanggal penerimaan paten dengan Ubaya sebagai pemegang paten. Hal ini membuat invensi dapat masuk ke tahap hilirisasi.

Selanjutnya, akan dilakukan lisensi yang bersifat eksklusif. Hanya ada satu penerima lisensi yang dapat memperbanyak inovasi tersebut. Nantinya, akan ada perjanjian terkait hak dan kewajiban antara perusahaan dengan Ubaya, pemeliharaan invensi, dan besaran royalti. Royalti tersebut akan dibagikan Ubaya kepada inventor.

Rektor Ubaya, Dr. Ir. Benny Lianto, M.M.B.A.T, mengatakan invensi yang dikombinasikan dengan manejemen yang kuat dari berbagai pihak dapat memberikan manfaat ekonomis bagi Ubaya dan juga masyarakat.

Baca Juga :  Teater Asal Belanda Tampilkan Hero di Surabaya

“Produk yang ada di Ubaya memiliki prospek yang baik untuk industri. Saya harap kampus ini dapat menjadi pusat dari riset dan inovasi. Hal ini tentu akan memperkuat hubungan Ubaya dengan para investor,” ujarnya. Ia menambahkan, ke depan Ubaya akan menyajikan lebih banyak inovasi untuk diperlihatkan ke perusahaan dan masyarakat.

Sementara itu, Jhonny Thio Doran sebagai perwakilan perusahaan sekaligus ketua Entepreneurship Advisory Board (EAB) Ubaya mengatakan acara ini membuktikan komitmen Ubaya dalam menghasilkan inovasi dengan giat. “Ubaya Innovaction bukan hanya inovasi, memberikan ide, atau penemuan, namun juga mementingkan aksi. Penemuan-penemuan ini harapannya tidak hanya dilihat oleh internal Ubaya, namun dirasakan manfaatnya oleh banyak pihak, khususnya masyarakat,” pungkas CEO Jete Indonesia itu.(tok)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News