Institut Teknologi Telkom Surabaya Kembangkan Motor Listrik Beserta PV Based Charging Station

oleh -444 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Perkembangan bidang kendaraan listrik di Indonesia semakin menguat setelah dikeluarkannya Perpres 55/2019 tentang program kendaraan listrik berbasis baterai.

Sementara itu, tekad kuat pemerintah untuk mendorong penggunaan kendaraan listrik diperkuat pula dengan adanya pemberian subsidi. Dilansir dari CNBC Indonesia, pemerintah Indonesia secara resmi memberikan bantuan pembelian Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KLBB) berupa subsidi pembelian sebesar Rp 7 juta per unit. Pemberian subsidi baik motor dan mobil listrik ini akan resmi dimulai pada 20 Maret 2023 mendatang.

Kepala Bagian Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), Dr. Susijanto Tri Rasmana, S.Kom., M.T. menjelaskan, mengejar pengembangan kendaraan listrik maka dibutuhkan suatu sistem charging station.

“Sebelumnya kami pernah meresmikan motor listrik jenis trail yang kami peruntukan untuk membantu masyarakat Papua. Trail ini sesuai dengan medan disana yang belum beraspal, namun ketersediaan listrik di Papua tidak memadai maka dikembangkanlah PV Based charging station,” ujar Susijanto.

Sejalan dengan langkah pemerintah mendorong penggunakan KLBB maka perlu diperhatikan mengenai infrastruktur untuk mendukung kendaraan listrik seperti fasilitas pengisian daya atau charging station. Sebagaimana tertuang pada Permen ESDM 13/2020 tentang penyediaan infrastruktur pengisian listrik untuk kendaraan bermotor listrik berbasis baterai yang membahas tentang standar infrastruktur pengisian listrik, tarif tenaga listrik pengisian listrik untuk kendaraan listrik hingga keselamatan infrastruktur pengisian listrik, maka pengembangan kendaraan listrik semakin memiliki patokan yang jelas.

Mendukung langkah pemerintah dalam mengembangkan KLBB di Indonesia, Institut Teknologi Telkom Surabaya juga turut mengembangkan PV Based charging station.

Kepala Bagian Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), Dr. Susijanto Tri Rasmana, S.Kom., M.T. menjelaskan, upaya mengejar pengembangan kendaraan listrik maka dibutuhkan suatu sistem charging station.

Baca Juga :  Kembangkan Ilmu Pengetahuan Tentang Logistik dan Pelayaran  

” Sebelumnya kami pernah meresmikan motor listrik jenis trail yang kami peruntukan untuk membantu masyarakat Papua. Trail ini sesuai dengan medan disana yang belum beraspal, namun ketersediaan listrik di Papua tidak memadai maka dikembangkanlah PV Based charging station,” tegasnya.

Menggandeng Kementerian Sosial Republik Indonesia, proyek yang dimulai dari inisiasi pembuatan rumah sehat untuk membantu korban banjir bandang Sentani, Papua, dengan menggunakan teknologi panel surya tersebut berlanjut pada inisiasi penggunaan motor listrik dan pengembangan PV charging station.

“Kami juga menggandeng Indonesia Telecommunication and Digital Research Institute (ITDRI) untuk mengembangkan penggabungan project charging station, sepeda motor listrik, dan smart farming.” imbuh Susijianto.

Charging station yang dirancang nantinya akan dibuat menggunakan teknologi solar panel sehingga menghasilkan listrik sendiri menggunakan sinar matahari. Listrik yang dihasilkan selain dapat digunakan langsung untuk mengisi baterai kendaraan juga disimpan pada baterai yang ada di charging station sebagai cadangan saat sinar matahari tidak mencukupi. Tidak hanya untuk mengisi daya kendaraan listrik tetapi juga bisa digunakan untuk kebutuhan listrik lainnya.

Sementara itu, Institut Teknologi Telkom Surabaya beberapa saat lalu berhasil meresmikan truk listrik serta motor listrik yang turut pula dihadiri oleh mitra terkait seperti Satlantas Kota Surabaya, PT Mobil Listrik Indonesia, Molindo, PLN, dan Dinas Perhubungan. Truk listrik yang dikembangkan sendiri merupakan jenis kendaraan listrik yang dilengkapi dengan timbangan digital untuk mengetahui bobot muatan truk.

“Tempo hari (6-7/03/2023) kami mengadakan rapat koordinasi terkait program learning, research, dan inovasi yang membahas mengenai rencana kerjasama join learning dan join curriculum menggunakan myDigilearn sebagai platform pembelajaran bersama juga melakukan proses uji coba kendaraan motor listrik yang dikembangkan oleh ITTS dengan mengelilingi kawasan Telkom Corpu,” imbuh Susijianto.

Baca Juga :  Hutan Kota Balas Klumprik Sediakan Area Bumi Perkemahan

Bertempat di Gedung Cacuk Sudarijanto Bandung untuk menyelaraskan fokus penelitian yang dihadiri langsung oleh rektor Institut Teknologi Telkom Surabaya, Dr. Tri Arief Sardjono S.T., M.T. dan SGM TCUC ITDRI Jemy V. Confido, Program ini diharapkan mampu memberikan dampak positif pada pengembangan kendaraan SmartEV dan juga mendukung program pemerintah terkait Green Energy. Susijianto menambahkan charging station sendiri baru akan buat dan dalam minggu ini(03/2023) akan diuji coba. (nov)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

No More Posts Available.

No more pages to load.