Ini Harapan Bupati Salwa Terhadap MUI Bondowoso

oleh -332 views

KILASJATIM.COM, BONDOWOSO – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bondowoso. menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke IX, di pendapa bupati, Sabtu (2/10/2021).

Ketua bidang fatwa MUI Jawa Timur, Safrudin Syarif mengatakan, berdasarkan peraturan dasar dan peraturan rumah tangga (PDPRT), sistem pemilihannya akan dibuat formatur. Formatur tersebut akan terdiri dari 11 orang anggota. Salah satunya pembina yang tertuang dalam Surat Keputusan (SK) yakni bupati setempat.

“Kemudian dua orang lainnya dari Ketua umum dan sekretaris sebelumnya. Empat orang dari MUI zona kecamatan. Kemudian empat dari pesantren atau tokoh masyarakat,” jelasnya.

Menurutnya, sebelas yang akan masuk dalam formatur itu. Sementara MUI Jawa Timur hanya mendampingi saja.

Selain itu, Ia berharap ketua MUI yang terpilih adalah tokoh terbaik diantara ulama yang baik di Bondowoso.

“Sehingga dapat menyebarkan pemahaman islam wasathiyah kepada seluruh masyarakat di Bumi Ki Ronggo secara merata,” paparnya.

Sementara Bupati Bondowoso, KH Salwa Arifin berharap, siapapun ketua MUI Bondowoso yang terpilih nantinya dapat membawa dan menyebarkan paham wasathiyah di Bondowoso.

“Saya mengapresiasi adanya MUI. Ulama sudah punya peran penting dalam berjalannya Negara Kesatuan Republik Indonesia,” katanya.

“Selain Nahdlatul Ulama masih ada Majelis Ulama. Berarti sangat penting berorganisasi,” ungkapnya.

Menurutnya, MUI adalah mitra pemerintah dalam bidang keagamaan. Melalui MUI maka pemerintah bisa menyampaikan tentang hukum produk halal atau tidaknya. Serta mengenai paham dan sikap yang berkembang di masyarakat.

“Sehingga bisa mengarahkan mana paham yang baik dan benar. Tentunya yang paling cocok untuk Bondowoso termasuk Indonesia adalah paham Ahlussunnah wal Jamaah,” jelasnya. kj5

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.