Ini Dia Gerak Cepat Transformasi PTPN XI, Optimalkan Potensi Kinerja dan Persiapan Giling

oleh

Direktur PT Perkebunan Nusantara XI Dwi Satriyo Annurogo saat meninjau kesiapan Giling tahun 2020 di beberapa pabrik gula PTPN XI

KILASJATIM.COM, Situbondo –
Direktur PT Perkebunan Nusantara XI Dwi Satriyo Annurogo memastikan kesiapan Giling tahun 2020 Pabrik Gula PTPN XI yang akan dimulai Minggu pertama Juni dengan melakukan rangkaian kunjungan kerjake beberapa pabrik gula.

Kunjungan diawali ke PG Assembagoes Sabtu (30/05). Pabrik gula tersebut mendapat perhatian khusus karena adanya program revitalisasi berupa modernisasi dan penambahan kapasitas, sehingga tahun 2020 sekaligus menjadi ujicoba performa pabrik.

Selain memastikan kondisi pabrik siap giling, Direktur juga meninjau salah satu HGU yang dimiliki PG Assembagoes yakni HGU Asembagus.

Menurut Dwi Satriyo Annurogo Direktur PTPN XI potensi yang dimiliki HGU Asembagus sangat besar sehingga harus dioptimalkan dan dijaga dengan performa kinerja pabrik mengingat pembentukan rendemen sesungguhnya ada di kebun dan proses di pabrik adalah memunculkan potensi rendemen yang telah terbentuk tersebut.

Untuk mengatasi permasalahan yang terjadi di PG Assembagoes Dwi Satriyo Annurogo menggunakan tiga pendekatan penyelesaian yakni equipment (peralatan), proses, pengoperasiannya (SDM).

” PTPN XI optimis bisa mengoptimalkan bahan baku yang tersedia untuk giling tahun 2020, terlebih PG Assembagoes sudah siap giling di tahun 2020 ini. Hal ini akan mensuport kembali kabupaten Situbondo sebagai lumbung tebu Jawa Timur,” kata Dwi.

Target PG Assembagoes di tahun giling 2020 menggiling kisaran 300ribu ton tebu dengan hasil kurang-lebih 24ribu ton gula kristal putih. Target tersebut meningkat bila dibanding tahun sebelumnya yakni giling 200ribu ton tebu yang dikarenakan kinerja pabrik belum optimal karena masih dalam proses revitalisasi.

Untuk seluruh area wilayah, PTPN XI tahun 2020 ini menargetkan total produksi gula sebesar 346 ribu ton yang didapatkan dari bahan baku tebu sebanyak 4,2 juta ton.

“Saat kondisi pandemi Covid-19, PTPN XI juga sudah menerapkan protokol-protokol pencegahan dan penanganan Covid-19 di seluruh kegiatan, sehingga keberlangsungan usaha khususnya giling 2020 diharapkan bisa berjalan dengan baik dan lancar, untuk mendukung ketersediaan gula kristal putih nasional,” imbuhnya.

*Transformasi PT Perkebunan Nusantara XI*

Sebelumnya susunan Direksi PTPN XI bagian dari BUMN Holding Perkebunan Nusantara mengalami perubahan per 26 Mei 2029 sebagai berikut:

Pejabat lama
Direktur Utama : Gede Meivera Utama Adnjana Putera
Direktur Komersial : Sucipto Prayitno
Direktur Operasional : Daniyanto

Digantikan pejabat baru
Direktur : Dwi Satriyo Annurogo
SEVP Operation : Agus Setiono
SEVP Business Support : Tulus Panduwidjaja

Ini sesuai dengan Surat Keputusan Menteri BUMN dan Direktur Utama Perusahaan Perseroan PT Perkebunan Nusantara III (Persero) selaku Para Pemegang Saham PT Perkebunan Nusantara XI tentang Pemberhentian, Perubahan Nomenklatur Jabatan, dan Pengangkatan Anggota-anggota Direksi PT Perkebunan Nusantara XI serta Surat Keputusan Direksi PT Perkebunan Nusantara III (Persero) tentang Nomenklatur Jabatan dan Penempatan Senior Executive Vice President Pada PT Perkebunan Nusantara XI. (kj2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *