Implementasikan Net Zero Emission, PLN Raih Penghargaan Green Energy for Indonesia

oleh -700 Dilihat

Direktur PT PLN (Persero) yang diwakili oleh General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Timur, Lasiran menerima penghargaan Green Energy for Indonesia” dari Tribun Jatim Network. CEO Tribun Network pada acara peluncuran TribunJatim-Timur.com, Kamis (17/11).

KILASJATIM.COM, Banyuwangi – Konsistensi dan keseriusan PT PLN (persero) dalam menginisiasi Net Zero Emission (NZE) melalui penggunaan green energy mendapat pengakuan secara nasional. Hal ini dibuktikan dengan capaian penghargaan “Green Energy for Indonesia” dari Tribun Jatim Network. CEO Tribun Network menyerahkan penghargaan langsung kepada Direktur PT PLN (Persero) yang diwakili oleh General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Timur, Lasiran pada acara peluncuran TribunJatim-Timur.com, Kamis (17/11).

CEO Tribun Network, Dahlan Dahi mengungkapkan penetapan ini berdasarkan berbagai upaya dan kampanye PLN dalam transisi energi bersih salah satunya melalui konvoi kendaraan listrik.

“PLN merupakan salah satu perseroan yang serius mensukseskan target pemerintah untuk mencapai Net Zero Emission, seperti kampanye electrifying lifestyle yang baru-baru ini mendapat pengakuan dari Rekor MURI,” papar Dahlan.

Ia menambahkan di Jawa Timur, PLN berhasil menggandeng berbagai pihak mulai dari pemerintah, komunitas hingga produsen kendaraan listrik untuk meningkatkan _awareness_ masyarakat tentang kemudahan kendaraan listrik.

General Manager PT PLN (Persero) UID Jawa Timur, Lasiran merinci peran besar PLN dalam mensukseskan transisi energi di Indonesia. Diantaranya melalui upaya dekarbonisasi, kolaborasi kembangkan energi bersih dengan berbagai pihak seperti pembangunan PLTS di kepulauan, inovasi co-firing menggunakan biomassa pada PLTU, kampanye _electrifying lifestyle_ hingga penanaman mangrove pada Minggu (7/11) lalu.

“Dalam proses transisi energi, PLN perlu bertransformasi dan mempelajari _core_ kompetensi dan skill baru untuk menghadapi tantangan di masa depan. Transisi energi ini tidak bisa dijalankan sendiri melainkan dengan kolaborasi, ” papar Lasiran.

Baca Juga :  KM Sinabung Jadi Akomodasi Terapung di KTT ke-42 ASEAN 2023

Lasiran menambahkan untuk bisa mengerjarkan target transisi energi PLN perlu bekerjasama dengan semua pihak untuk bisa menciptakan akses listrik yang bersih namun sejalan dengan prinsip _affordability_ bagi masyarakat sehingga bisa menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi.

“Pasca pandemi, PLN terus menggiatkan upaya pemulihan ekonomi di kawasan Jawa Timur dengan memfokuskan pada sektor yang tidak terdampak seperti pertanian, menggairahkan usaha mikro kecil (UMK), memfasilitasi pertumbuhan geliat wisata dan seterusnya. Kedepannya pun akan begitu berjalan beriringan. Seiring dengan akselerasi transisi energi, PLN pun terus akan memberikan layanan optimal kepada pelanggan,” pungkas Lasiran.

Dahlan mengapresiasi peran PLN mendorong pulihnya perekonomian dari sektor ketenagalistrikan.

Mengamini hal tersebut, Lasiran memaparkan pasca pandemi, pertumbuhan ekonomi berangsur membaik  dan cenderung tinggi hal ini dibuktikan dengan konsumsi pemakaian tenaga listrik yang terus naik 4-5% per Oktober 2022.

“Kami pun mendukung hal ini dengan kecukupan daya di Jawa Timur dengan daya mampu 10.000 MW, daya yang terpakai 6.000 MW sehingga masih memiliki cadangan 3.000 – 4.000 MW. Artinya PLN siap menyuplai pertumbuhan iklim industri di berbagai daerah Jawa Timur,”   papar Lasiran. (kj2)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

No More Posts Available.

No more pages to load.