KILASJATIM.COM, Surabaya – Selain genangan di beberapa titik, hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Surabaya pada Rabu siang (29/10/2025) menyebabkan sedikitnya pohon tumbang di sejumlah wilayah. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian ini sempat mengganggu arus lalu lintas di beberapa ruas jalan utama.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan pembersihan material pohon. “Sebagian besar insiden dilaporkan sudah selesai ditangani kurang dari dua jam setelah kejadian,” kata petugas Command Center 112 dalam keterangannya.
Kasus pertama dilaporkan terjadi sekitar pukul 11.58 WIB di Jl. Biliton No. 27, Kecamatan Gubeng, di mana pohon Tabebuya setinggi delapan meter tumbang melintang ke jalan. Petugas gabungan dari BPBD dan DLH segera mengevakuasi pohon tersebut hingga ruas jalan kembali bisa dilalui.
Selang beberapa menit kemudian, pohon Tabebuya lain tumbang di area Hotel Papilio, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Gayungan. Pohon berdiameter sekitar 20 sentimeter itu juga telah selesai ditangani petugas.
Selain dua insiden itu, dua dahan pohon patah juga dilaporkan di Jl. Embong Wungu dan Jl. Panglima Sudirman, Kecamatan Genteng. Keduanya menimpa sebagian badan jalan, namun tidak ada kendaraan atau warga yang terdampak.
Insiden terbesar terjadi sekitar pukul 13.12 WIB di Jl. Pregolan Bunder No. 36, Kecamatan Tegalsari, ketika pohon Sono berdiameter satu meter tumbang melintang ke jalan. Proses penanganan masih berlangsung hingga siang hari karena ukuran pohon yang cukup besar.
Hingga pukul 13.40 WIB, seluruh lokasi dilaporkan dalam kondisi aman dan lalu lintas kembali normal. Pemerintah Kota Surabaya mengimbau warga agar tetap waspada terhadap potensi pohon tumbang, terutama saat hujan deras disertai angin kencang.(cit)









