Foto istimewa
KILASJATIM.COM, Malang – Harga kebutuhan pokok di Kabupaten Malang terpantau relatif stabil meskipun beberapa komoditas masih mengalami kenaikan harga. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Pasar (Disperindagpasar) Kabupaten Malang, M. Nur Fuad Fauzi, pada Selasa (11/11/2025).
Menurut Fuad, fluktuasi harga bahan pokok masih dalam batas wajar dan tidak berdampak signifikan terhadap daya beli masyarakat.
“Secara umum harga bahan pokok di Kabupaten Malang masih stabil. Hanya beberapa komoditas yang mengalami kenaikan seperti cabai merah besar, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, wortel, dan tomat,” ujarnya kepada RRI Malang.
Fuad menjelaskan, kenaikan harga tersebut disebabkan oleh faktor cuaca dan penurunan pasokan dari daerah penghasil. Meski begitu, pemerintah daerah terus melakukan pemantauan rutin di pasar tradisional untuk menjaga stabilitas harga, terutama menjelang akhir tahun.
“Petugas kami rutin turun ke pasar untuk memantau ketersediaan dan harga bahan pokok. Kami juga berkoordinasi dengan distributor agar pasokan tetap terjaga,” tambahnya.
Di sisi lain, beberapa komoditas justru mengalami penurunan harga, seperti daging ayam potong dan telur ayam ras. Kondisi ini diharapkan dapat membantu menyeimbangkan pengeluaran masyarakat di tengah naik-turunnya harga kebutuhan dapur.
Pemerintah Kabupaten Malang melalui Disperindagpasar berkomitmen menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok, terutama menjelang musim hujan dan perayaan akhir tahun yang biasanya berdampak pada meningkatnya permintaan.
“Kami akan terus berupaya agar masyarakat tetap bisa membeli kebutuhan pokok dengan harga terjangkau dan pasokan tetap aman,” pungkas Fuad.(tqi)









