Harga Aneka Cabai Naik di Pasar Induk Pare, Cuaca Hujan Jadi Pemicu

oleh -692 Dilihat
(Foto: Ilustrasi-dok/kilasjatim.com)

KILASJATIM.COM, Kediri – Harga aneka varietas cabai di Pasar Induk Pare, Kabupaten Kediri mengalami kenaikan signifikan akibat cuaca hujan yang berlangsung terus-menerus. Kenaikan ini tercatat dalam rilis harga Asosiasi Petani Cabai Indonesia (APCI) Kabupaten Kediri per Sabtu (15/11/2025).

Untuk komoditas Cabai Merah Besar (CMB), varietas Gada EVO yang sebelumnya dibanderol Rp40.000 kini naik Rp4.000 menjadi Rp44.000 per kilogram. Jenis Imola naik dari Rp38.000 menjadi Rp42.000 per kilogram, sementara varietas Sandi 08 naik dari Rp36.000 menjadi Rp40.000 per kilogram.

Pada kategori Cabai Merah Keriting (CMK), varietas Boos Tavi naik dari Rp35.000 menjadi Rp36.000 per kilogram, dan varietas Sibad naik dari Rp33.000 menjadi Rp34.000 per kilogram.

“Hari ini harga aneka cabai semuanya naik karena pasokan berkurang. Hal ini karena pengaruh hujan yang turun malam terus menerus,” ujar Ketua APCI Kabupaten Kediri, Suyono.

Kenaikan harga juga terjadi pada Cabai Rawit Merah (CRM). Varietas Brengos 99 naik dari Rp29.000 menjadi Rp30.000 per kilogram. Varietas Asmoro 043 naik dari Rp28.000 menjadi Rp29.000 per kilogram, varietas lokal Kediri naik dari Rp26.000 menjadi Rp27.000 per kilogram, sedangkan Prentol/Tumi 99 stabil di Rp22.000 per kilogram.

Dari sisi distribusi, pengiriman cabai dari Pasar Induk Pare ke wilayah Jabodetabek meliputi 0,5 ton cabai keriting dan 1,5 ton cabai rawit merah. Untuk serapan industri, cabai rawit merah terserap sebanyak 4 ton.

Pasokan Cabai Merah Besar berasal dari Kediri, Blitar, dan Banyuwangi dengan total 4 ton. Pasokan Cabai Merah Keriting berasal dari Kediri dan Nganjuk sebanyak 1 ton, sementara Cabai Rawit Merah didatangkan dari lokal Kediri dan Jombang sebesar 13 ton.

Baca Juga :  Tyranno Dengan Eksplorasi Gaya Baru Meluncur di Surabaya, Ini Harganya

Kenaikan harga diperkirakan masih berpotensi berlangsung apabila cuaca hujan berkepanjangan terus menghambat pasokan dari lahan pertanian.(put)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

No More Posts Available.

No more pages to load.