Gubernur Khofifah Ambil Langkah Strategis Wujudkan Jatim Well Financial Literate

oleh -1.073 views

 

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar parawansa saate menghadiri acara pertemuan tahunan industri keuangan yang digelar OJK Regional IV di Surabaya Selasa (28/01/2020)

KILASJATIM.COM, Surabaya – Maraknya investasi bodong belakangan ini di Jawa Timur mengusik Gubernur Jawa Timur Khofifah Indarparawansa untuk segera mengambil langkah. Gubernur pertama perempuan ini
menginstruksikan seluruh Bupati Walikota bersama sama dengan Otoritas Jasa Keuangan menjalankan Fungsi perlindungan konsumen melalui kegiatan edukasi keuangan sehingga terwujud Jatim Well Financial Literate.

“Masyarakat masih membutuhkan literasi keuangan sebab saat ini masih marak investasi bodong. Di Jawa Timur bahkan kasus besar investasi bodong sedang ditangani Polda Jatim,” katanya usai Acara Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan dan Serah Terima Jabatan Kepala OJK Regional 4 Jawa Timur di Surabaya, Selasa, (28/1/2020)

Lebih lanjut Khofifah menegaskan
praktek investasi bodong jangan sampai kembali terjadi sehingga merugikan masyarakat. Investasi bodong lagi happening di Jawa Timur, jadi antara tiga M fungsi OJK bagaimana Mengatur, Mengawal dan Melindungi akan sangat dibutuhkan, literasi keuangan sangat dibutuhkan dan bisa lebih luas. Investasi ilegal fintech sangat susah dibendung karena semua terkoneksi secara digital.

” Tetapi saat yang sama tugas Kita memberikan literasi keuangan kepada masyarakat baik yang belum bankable hingga kepada mereka yang sangat establish di bidang ekonomi. Dari investigasi investasi bodong yang sedang ditangani Polda Jatim, kebanyakan korban adalah orang-orang yang mampu berpikir rasional. Ada juga kasus 800 orang yang membayar Dua juta bisa umroh, ini sudah berangkat umroh malah. Ini tidak mungkin OJK sendirian, butuh strong partnership.” ungkap Khofifah

Ia menginstruksikan seluruh Bupati Walikota agar bersama Otoritas Jasa Keuangan menjalankan Fungsi perlindungan konsumen melalui kegiatan edukasi keuangan sehingga terwujud Jatim Well Financial Literate.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan praktek investasi bodong jangan sampai kembali terjadi sehingga merugikan masyarakat.

“Investasi bodong lagi happening di Jawa Timur, jadi antara tiga M fungsi OJK bagaimana Mengatur, Mengawal dan Melindungi akan sangat dibutuhkan, literasi keuangan sangat dibutuhkan dan bisa lebih luas. Investasi ilegal fintech sangat susah dibendung karena semua terkoneksi secara digital. Tetapi saat yang sama tugas Kita memberikan literasi
keuangan kepada masyarakat baik yang belum bankable hingga kepada mereka yang sangat establish di bidang ekonomi. Dari investigasi investasi bodong yang sedang ditangani Polda Jatim, kebanyakan korban adalah orang-orang yang mampu berpikir rasional,” tegasnya..

Senada dengan Gubernur Jawa Timur, Anggota Komisi XI DPR RI Indah Kurnia menyampaikan, maraknya investasi ilegal yang menjerat ribuan masyarakat Indonesia menjadi PR bersama. Baik pemerintah maupun DPR dan lembaga-lembaga keuangan negara terus melakukan edukasi dan literasi keuangan.

Ia menilai bahwa Otoritas Jasa Keuangan (OJK) harus fokus pada pelaksanaan fungsi utama salah satu unit kerjanya yaitu Edukasi dan Perlindungan Konsumen.

“Hal ini bertujuan agar nasabah merasakan manfaat serta dapat membangun kemampuan literasi keuangan.” papar Indah. (kj2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.