Gubernur Jatim Keluarkan SE Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai

oleh SebarTweet

 


Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa 

KILASJATIM. COM, Surabaya – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengeluarkan Surat Edaran (SE) nomor 671/85/124.3/2022 tentang imbauan penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) dan kompor induksi di Jawa Timur. Program konversi ini merupakan bagian dari transisi energi bersih, mengurangi impor dan subsidi BBM serta menghemat devisa negara.

Menurut Gubernur Jawa Timur, Khofifah, SE itu untuk mensukseskan program KBLBB yang telah dicanangkan pemerintah tersebut, perlu adanya dukungan dari pemerintah daerah, masyarakat maupun stakeholder lainnya.

“Dengan ini diimbau kepada Pemerintah Kabupaten/Kota, Asosiasi Pengelola Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun/Apartemen/Perhotelan/Real Estate/Restoran di Jawa Timur serta masyarakat khususnya konsumen rumah tangga untuk menggunakan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai dan kompor induksi dalam kegiatan sehari-hari,” kata gubernur dalam keterangan tertulis yang disampaikan PLN Unit Induk Distribusi Jatim, Rabu (23/3/2022).

Menyambut KBLBB tersebut, PLN yang selama menggaungkan kemudahan gaya hidup serba elektrik (electrifying lifestyle) menggencarkan pembangunan infrastruktur penunjang ekosistem kendaraan listrik. Secara nasional hingga Februari 2022, total charging station kendaraan listrik/Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) sebanyak 267 unit di 195 lokasi.

Saat ini, total charging station yang dimiliki PLN sebanyak 120 unit yang tersebar di 92 lokasi di seluruh Indonesia. “Untuk mempercepat ekosistem kendaraan listrik, PLN telah menyediakan infrastruktur kelistrikan melalui SPKLU, stasiun penukaran baterai kendaraan listrik umum (SPBKLU) dan Home Charging Station.

Menurut General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur, Lasiran, khusus di wilayahnya saat ini sudah memiliki 7 Unit SPKLU yang tersebar dari Madiun hingga Banyuwangi. “Kami akan memperbanyak jumlahnya,” ujarnya.

PLN juga meluncurkan program stimulus untuk memberikan kemudahan bagi pengguna kompor induksi yakni program nyaman kompor induksi, tambah daya hingga 11.000 VA melalui aplikasi PLN Mobile dengan hanya membayar Rp150 ribu bagi pengguna kompor induksi. Promo ini berlaku hingga 31 Desember 2022.

Ada pula, program stimulus untuk memberikan kemudahan bagi pemilik kendaraan listrik, khususnya mobil listrik yakni promo Super Everyday diberikan bagi pelanggan yang ingin malakukan penyambungan baru (PB) untuk pengisian daya dirumah atau home charging. “Layanan Super Everyday merupakan strategi PLN untuk mendukung para pengguna mobil listrik agar dapat melakukan pengisian baterai di rumah masing-masing,” ujarnya.

Layanan ini merupakan bentuk dukungan PLN terhadap program Pemerintah untuk percepatan program KBLBB melalui pemberian stimulus, khususnya pelanggan PLN, dengan menghadirkan kemudahan dan keleluasaan dalam memanfaatkan listrik dari PLN. (kj4)