Giliran Kota Malang Terima Kartu Internet Merdeka Belajar dari Telkomsel

oleh

General Manager Consumer Sales Region Jawa Timur Telkomsel Retno Wardani (lima dari kanan) bersama General Manager Witel Malang Telkom Indonesia Khairullah (lima dari kiri) saat menyerahkan simbolis Kartu Internet Merdeka Belajar untuk pelajar di Malang yang diterima oleh Walikota Malang Sutiaji (tengah), di Kantor Walikota Malang, Jumat (4/9).
 

KILASJATIM.COM, Malang– Kartu Internet Merdeka Belajar yang diberikan Telkomsel untuk para pelajar di Jawa Timur mendapat respons positif dari Walikota Malang, Sutiaji. Respons positif tersebut disampaikan Sutiaji saat menerima kunjungan General Manager Consumer Sales Region Jawa Timur Telkomsel Retno Wardani bersama General Manager Witel Malang Telkom Indonesia Khairullah di Kantor Walikota Malang, Jumat (4/9).

General Manager Consumer Sales Region Jawa Timur Telkomsel Retno Wardani menjelaskan kunjungan ke Wali Kota Malang adalah untuk izin sekaligus memperkenalkan program “Merdeka Belajar Jarak Jauh” (MBJJ) Telkomsel. Bentuk program, berupa Kartu Internet  Merdeka Belajar lengkap dengan Paket Belajar 10GB. “Sebelum kami memulai proses distribusi kartu kepada pelajar di Malang, kami minta izin lebih dahulu ke Walikota Malang. Beliau senang karena ini gratis bagi pelajar di Kota Malang yang tentunya bermanfaat dalam mendukung kegiatan belajar secara daring,” papar Retno.

Untuk Malang Raya, Retno mengatakan jumlah Kartu Internet Merdeka Belajar yang akan didistribusikan total sebanyak 306 ribu, 149 ribu dari total tersebut dialokasikan untuk Malang Kota. Kartu Internet Merdeka Belajar ini akan dibagikan untuk PAUD hingga pelajar SMA. “Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan Kota Malang, terdapat 149 ribu pelajar dari TK hingga SD dan 157 pelajar di tingkat SMA dan SMK. Jadi total Kartu Internet Merdeka Belajar yang akan kami bagikan sebanyak 306 ribu,” tukas Retno.

Walikota Malang Sutiaji mengatakan menyatakan senang dan menyambut baik karena Kartu Internet Merdeka Belajar ini mendukung program pemerintah dalam pembelajaran jarak jauh dan belajar secara daring. “Karena ini juga bagian dari menyukseskan program pemerintah jadi harus didukung. Kami percaya, komitmen Telkomsel mendukung pendidikan anak-anak bangsa tak pernah berhenti,” ungkap Sutiaji.

Dalam kunjungan tersebut, Sutiaji menjelaskan mekanisme pendistribusian Kartu Internet melalui Dinas Pendidikan Kota Malang, yang akan dimulai minggu depan. Pendistribusian juga dilakukan secara bertahap. Sutiaji berharap Kartu Internet Telkomsel ini lebih bisa menyemangati para pelajar Kota Malang selama belajar di rumah. “Kartu Internet ini makin mempermudah para pelajar dalam beradaptasi kebiasaan baru atau new normal. Semoga prestasi pelajar tetap terjaga dengan rajin belajar meski harus secara daring,” tambah Sutiaji.

Retno kemudian menambahkan Kartu Internet Merdeka Belajar dengan kuota 10GB bisa dipakai oleh pelajar untuk mengakses ragam aplikasi dan layanan pembelajaran secara daring. “Kota Malang selama ini dikenal sebagai kota pelajar. Tidak saja karena banyaknya jumlah pelajar yang menjadi ukuran sebutan kota pelajar, namun juga jumlah Universitas di kota Malang. Melalui Kartu Internet Merdeka Belajar dan dengan dukungan sinyal terkuat Telkomsel ini kami harap dapat memfasilitasi proses belajar daring dan beragam hal positif yang bisa meningkatkan kreativitas pelajar,” tutup Retno. (kj3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *