Gawat, Okupansi RS Lapangan Indrapura Surabaya Hampir Penuh

oleh -279 Dilihat

Penanggung Jawab RSLI, Laksamana Pertama TNI dr I Dewa Gede Nalendra Djaya Iswara.

KILASJATIM.COM, Surabaya – Meledaknya kasus covid di Bangkalan Madura berimbas pada tingginya angka pasien yang terpapar Covid 19. Beberapa rumah sakit di Surabaya maupun Bangkalan kewalahan menerima pasien. Salah satunya terlihat dari Bed Occupancy Rate (BOR) atau tingkat keterisian di Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) Surabaya mencapai 90 persen dalam seminggu terakhir .

Kepala Relawan Pendamping Pasien Radian Jadid menjelaskan, dari kapasitas bed yang tersedia di RSLI hingga hari ini pukul 13.30 WIB BOR RSLI telah terisi 72 persen.

“Dari infirmasi yang kami terima sekarang pasien yang inden dan akan masuk di rawat disini masih banyak.Nanti sore BOR bisa 80 persen. Seminggu ini BOR kisaran 80-90 persen,” ujarnya, Kamis (24/6/2021).

Hingga saat ini, kapasitas RSLI sejumlah 410 bed, dan pada siang ini (24/6) jumlah pasien yang dirawat 291 orang. Dan segera bertambah karena jumlah inden (daftar tunggu) pasien sejumlah 113 orang dan jumlahnya terus meningkat.

Pasien yang masuk RSLI, selain sumbangan dari klaster Bangkalan, yang inden juga banyak berasal dari umum dan keluarga yang berasal Surabaya serta beberapa dari Sidoarjo, Gresik dan kota sekitarnya.

Meenghadapi melonjaknya hunian serta penuhnya sejumlah RS di Surabaya dan Jatim akhir-akhir ini, RSLI menjadi alternatif dalam penanganan penderita Covid-19.

“Kami selalu siap menjalankan tugas negara memberikan layanan bagi penderita Covid-19 semaksimal yang bisa berikan. Semoga masyarakat tetap mejalankan protokol kesehatan dengan baik dan konsisten sehingga tidak terjadi lonjakan penderita Covid-19 dan pandemi segera berakhir,” katanya.

Sementara itu, ditanya pasien yang sembuh, Jadid mengatakan, hari ini RSLI juga mewisuda atau memulangkan penyintas sejumlah 52 orang, di mana 31 di antaranya pasien dari klaster Bangkalan. (kj2)

No More Posts Available.

No more pages to load.