Fraksi Golkar Tegaskan Dukungan Total untuk Visi “Bondowoso Berkah”

oleh -1468 Dilihat

KILASJATIM.COM, Bondowoso – Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) DPRD Kabupaten Bondowoso menegaskan dukungan total terhadap arah kebijakan Bupati Abdul Hamid Wahid dan Wabup As’ad Yahya Syafii dalam mewujudkan visi Bondowoso Berkah — Berkualitas, Akseleratif, dan Holistik.

Dukungan itu disampaikan dalam Rapat Paripurna Pandangan Umum Fraksi terhadap dua Raperda penting, yakni Raperda APBD Tahun Anggaran 2026 dan Raperda Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda) Ijen Tirta, yang digelar di Graha Paripurna DPRD Bondowoso, Selasa (11/11/2025).

Ketua Fraksi Golkar, Kukuh Rahardjo, dalam pandangan umumnya menegaskan bahwa APBD 2026 harus menjadi instrumen kebijakan publik yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat, bukan sekadar dokumen keuangan rutin.

“Fraksi Golkar 1.000% mendukung langkah strategis-taktis Bupati dan Wakil Bupati. Kami percaya visi Bondowoso Berkah akan mengantarkan daerah ini menuju kemaslahatan umat dan kejayaan rakyat di masa depan,” ujarnya tegas disambut aplaus hadirin.

Apresiasi untuk Capaian Strategis Pemerintah Daerah

Dalam forum tersebut, Fraksi Golkar juga menyampaikan apresiasi atas berbagai kebijakan dan capaian strategis Pemerintah Kabupaten Bondowoso.
Beberapa di antaranya ialah penataan birokrasi berbasis merit system yang dinilai sejalan dengan prinsip the right man on the right place, serta program RANTAS (Infrastruktur Tuntas) yang sukses memperkuat konektivitas antarwilayah dan membuka akses pembangunan secara merata.

Selain itu, Fraksi Golkar menilai kerja sama regional Tapal Kuda dengan Kabupaten Jember dan Situbondo sebagai langkah nyata mewujudkan tata kelola pemerintahan kolaboratif (collaborative governance).
Kukuh juga menyoroti reaktivasi jalur kereta api Jember–Bondowoso–Panarukan sebagai proyek strategis yang akan mempercepat pertumbuhan ekonomi dan pariwisata daerah.

Respon Cermat terhadap Tantangan Fiskal Nasional

Baca Juga :  Awasi Bansos, Bupati Bondowoso Tandatangani Nota Kesepahaman dengan Kejari dan Polisi

Di tengah kebijakan pemerintah pusat yang memangkas Dana Transfer ke Daerah (TKD) sebesar 29% pada APBN 2026, Fraksi Golkar mendorong Pemkab Bondowoso untuk lebih kreatif dan adaptif dalam menjaga stabilitas fiskal.

“Kami mendorong diversifikasi pendapatan daerah, efisiensi belanja aparatur, dan kemitraan dengan sektor swasta tanpa mengorbankan kepentingan publik,” ungkap Kukuh.
Ia menegaskan, langkah-langkah adaptif sangat penting agar daya beli masyarakat tetap terjaga dan pembangunan tidak tersendat.

Transformasi Perumda Ijen Tirta, Momentum Perbaikan Layanan

Dalam pandangannya terhadap Raperda Perumda Ijen Tirta, Fraksi Golkar memandang transformasi PDAM menjadi Perumda sebagai momentum strategis untuk memperbaiki tata kelola, efisiensi, dan mutu pelayanan publik.

“Revitalisasi ini harus berdampak langsung pada peningkatan kualitas dan pemerataan layanan air bersih yang terjangkau bagi seluruh masyarakat Bondowoso,” tegas Kukuh.

Komitmen Politik untuk Rakyat Bondowoso

Sebagai partai pengusung Bupati dan Wakil Bupati, Fraksi Golkar menegaskan komitmennya untuk mengawal pembahasan hingga pengesahan APBD 2026 serta memperjuangkan tambahan dukungan fiskal dari pemerintah pusat melalui jaringan politik Partai Golkar di tingkat provinsi dan nasional.

“Kami akan memastikan APBD 2026 menjadi anggaran yang berkeadilan, berpihak kepada rakyat kecil, dan berorientasi pada hasil. Itulah wujud tanggung jawab politik Partai Golkar kepada rakyat Bondowoso,” pungkasnya.(wan)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

No More Posts Available.

No more pages to load.