Film ‘Sewu Dino’ Angkat Teror Santet Seribu Hari

oleh -511 Dilihat
Aktris Mikha Tambayong dalam poster resmi film horor yang bersal dari sebuah thread X ‘Sewu Dino’ (Foto: Instagram/janurirengfilm)

KILASJATIM.COM, Jakarta – Film horor Indonesia Sewu Dino kembali menjadi perbincangan publik seiring penayangan film Janur Ireng di bioskop. Janur Ireng hadir sebagai film prekuel yang mengungkap latar teror mistis dari thread X karya Simple Man, jauh sebelum peristiwa utama dalam Sewu Dino terjadi.

Sewu Dino berfokus pada kisah Sri, seorang perempuan muda yang menerima pekerjaan membersihkan kutukan santet selama seribu hari penuh. Tugas tersebut menempatkan Sri dan rekan-rekannya dalam situasi penuh bahaya, lantaran ritual yang dijalankan tidak boleh mengalami kesalahan sedikit pun.

Cerita berkembang ketika Sri bersama Erna dan Dini ditugaskan merawat Dela, korban santet mematikan. Tekanan batin serta gangguan gaib semakin meningkat saat mereka menyadari sejumlah aturan ritual mulai dilanggar tanpa disadari, memicu teror yang semakin brutal.

Tokoh Sri diperankan oleh Mikha Tambayong dengan karakter kuat dan emosional di tengah teror yang terus menghantui. Sementara Givina Lukita Dewi sebagai Erna dan Agla Artalidia sebagai Dini menghadirkan dinamika ketakutan yang saling memengaruhi satu sama lain.

Deretan pemeran lain dalam Sewu Dino juga diperkuat oleh aktor-aktor berpengalaman seperti Marthino Lio, Rio Dewanto, dan Pritt Timothy. Kehadiran mereka semakin menegaskan nuansa kelam cerita sekaligus konflik kekuasaan yang melibatkan praktik ilmu hitam berbahaya.

Sementara itu, Janur Ireng mengambil latar waktu jauh sebelum peristiwa dalam Sewu Dino dengan menyoroti asal mula kutukan mengerikan. Film ini mengikuti kisah Sabdo dan Intan yang terjebak dalam konflik keluarga serta kekuatan mistis mematikan.

Baca Juga :  DPR Hapus Tunjangan Rumah, Gaji Anggota Kini Rp65,5 Juta per Bulan

Dalam Janur Ireng, Intan diceritakan sebagai gadis muda yang hidup sederhana bersama kakaknya, Sabdo. Kehidupan keduanya berubah drastis setelah tragedi besar menimpa keluarga mereka. Rumah tempat tinggal mereka terbakar habis, hingga kehadiran sang paman, Arjo Kuncoro, yang menawarkan bantuan.

Namun, tanpa disadari, bantuan tersebut justru menyeret Intan dan Sabdo ke dalam lingkaran ritual gelap yang berbahaya. Film ini menelusuri asal-usul konflik serta misteri yang menjadi pemicu tragedi besar dalam semesta Sewu Dino.

Sebagai film horor prekuel, Janur Ireng resmi tayang di bioskop Indonesia sejak 24 Desember 2025 dan mendapat perhatian luas dari penggemar horor Tanah Air.(kar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

No More Posts Available.

No more pages to load.