Fikes Peduli Tumbuh Kembang Bayi dan Balita Warga Sekitar Kampus  

oleh
Mahasiswi Fikes Unitomo melakukan pemeriksaan tumbuh kembang bayi dan balita.

KILASJATIM.COM, Surabaya – Masa tumbuh kembang anak adalah momen penting sekaligus sangat berisiko dalam setiap kehidupan anak. Sehingga, sangat penting bagi orangtua untuk memperhatikan semua aspek yang mendukung dan memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan.

Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Dr. Soetomo (Fikes Unitomo) menggelar kegiatan Pemeriksaan Tumbuh Kembang Bayi dan Balita diikuti sekitar 21 bayi dan balita dari penduduk sekitar kampus Unitomo di Laboratorium Yoga Hipnosis Gedung H, Jumat 1 November 2019.

Ditemui di sela kegiatan, Miftahul Khairoh, Dekan Fikes mengatakan pertumbuhan dan perkembangan dua peristiwa yang berbeda, namun saling berkaitan dan saling memengaruhi. Pertumbuhan berkaitan dengan masalah perubahan ukuran, besar, jumlah, atau dimensi pada tingkat sel, organ maupun individu. Perkembangan adalah pertambahan kemampuan struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks.

“Perkembangan masa awal meliputi beberapa aspek kemampuan fungsional, yaitu kognitif, motorik, emosi, sosial, dan bahasa,” jelasnya.

BACA JUGA: President IFECE Jepang Buka Wawasan Dunia Kerja Bidang Perhotelan ke Mahasiswa Unitomo

Perkembangan pada fase awal ini, kata Miftahul Khairoh, akan menentukan perkembangan fase selanjutnya. Kekurangan pada salah satu aspek perkembangan dapat memengaruhi aspek lainnya. Salah satu masalah yang sering terjadi pada masa-masa pertumbuhan dan perkembangan anak yaitu keterlambatan tumbuh kembang anak.

“Tumbuh kembang anak harus dilakukan perkembangan sejak dini, jika ada sesuatu yang di atas kewajaran kami menginfokan ke orang tua agar dilakukan penanganan khusus yang kami siapkan untuk hal tersebut, namun sejauh ini perkembangan mereka bagus,” imbuhnya.

Miftahul Khairoh menegaskan tujuan diadakannya kegiatan tersebut diantaranya agar masyarakat mampu melakukan penanganan awal jika terjadi penyimpangan pertumbuhan, perkembangan dan mental emosional.

“Kami membuka kesempatan kepada warga yang ingin melakukan pemeriksaan tumbuh kembang bayi dan balita, dan kegiatan seperti ini telah kami agendakan setiap tahunnya serta telah kami integrasikan dengan mata kuliah Asuhan Kebidanan Neonatus Bayi dan Balita agar mahasiswa dapat melakukan pengabdian kepada masyarakat,” pungkasnya. (*/kj1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *