KILASJATIM.COM, Surabaya – Pemerintah Kota Surabaya resmi menetapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026 sebesar Rp12,7 triliun. Dari total tersebut, pendapatan daerah ditargetkan mencapai Rp10,89 triliun, yang bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pendapatan transfer.
PAD sendiri diproyeksikan sebesar Rp8,19 triliun, sementara total belanja daerah direncanakan mencapai Rp12,73 triliun.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan, penetapan APBD lebih awal ini memungkinkan Pemkot segera mempercepat pelaksanaan berbagai program pembangunan di awal tahun.
“Kita sudah bisa mulai persiapan lelang dan lainnya. Jadi Januari nanti semua bisa langsung jalan,” ujar Eri dalam keyerangannya yang dikutip, Rabu (12/10/2025).
Langkah percepatan tersebut diharapkan dapat menjaga momentum pertumbuhan ekonomi kota serta mempercepat penyelesaian proyek-proyek prioritas yang telah direncanakan.
Menurut Eri, peningkatan PAD akan difokuskan pada optimalisasi aset daerah dan pengembangan sektor reklame. Aset-aset milik Pemkot yang selama ini belum termanfaatkan akan dimaksimalkan, termasuk opsi penyewaan kepada pihak ketiga.
“Jangan sampai aset daerah mangkrak. Kita akan gunakan dan sewakan agar bisa menghasilkan pendapatan,” jelasnya.
Selain itu, Pemkot juga akan menambah titik reklame sebagai sumber pemasukan baru.
“Kami akan menambah titik reklame, terutama dalam bentuk neon box di jalan utama. Penerangannya dari pihak pengelola, tapi pendapatannya masuk ke kas daerah,” kata Eri.
Kebijakan peningkatan PAD juga menjadi strategi Pemkot untuk menutup defisit akibat pemotongan Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat.
“Dengan pemotongan TKD sekitar Rp730 miliar dan pajak opsen Rp600 miliar, kita kehilangan sekitar Rp1,3 triliun. Jadi kita harus berinovasi,” ungkapnya.
Eri memastikan setiap penambahan titik reklame akan dirancang eksklusif sesuai karakteristik wilayah, agar tidak mengganggu estetika kota.
“Titik reklame baru akan dibedakan antara jalan utama dan bukan jalan utama,” ujarnya menutup.(cit)








