Dua Kali Berhenti, Semburan Gas di Sungai Rungkut Mapan Kembali Aktif

oleh -806 Dilihat
Semburan air bercampur gas di Sungai Kebun Agung, Rungkt Madya masih belum berhenti. (Foto: Ist/kilasjatim)

KILASJATIM.COM, Surabaya – Semburan air bercampur gas yang muncul di Sungai Kebon Agung, kawasan Rungkut Mapan, Surabaya, sejak Kamis (16/10) masih belum diketahui sumbernya. Tim gabungan dari Perusahaan Gas Negara (PGN) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Surabaya hingga Jumat (17/10) terus berupaya melacak asal gas tersebut.

Kepala BPBD Surabaya, Irvan Widyanto, mengatakan tim masih melakukan penggalian di dua sisi sungai untuk memastikan tidak ada kebocoran pipa di bawah aliran air.

“Upaya penguncian pipa sudah dilakukan di empat titik—masing-masing dua titik di sisi utara dan selatan sungai—oleh tim PGN. Namun, semburan masih terus muncul,” kata Irvan, Jumat (17/10/2025).

Menurut Irvan, semburan air bercampur gas itu sempat berhenti dua kali, tetapi kembali aktif beberapa saat kemudian.

“Sejauh ini tercatat sudah dua kali berhenti dan muncul lagi sejak pergantian shift petugas dari malam ke pagi,” ujarnya.

Tim gabungan kini memperluas area pengeboran di sekitar lokasi untuk mencari kemungkinan adanya jalur pipa atau sumber gas lain yang melintas di bawah sungai.

Dari hasil pemeriksaan awal, PGN memastikan jaringan gas mereka dalam kondisi aman.

“Tim kami sudah melakukan pengecekan, dan hasilnya menunjukkan tidak ada gangguan atau penurunan tekanan pada pipa gas PGN di sekitar lokasi,” jelas Division Head Regional Support and Service PGN SOR III, Muhammad Rais Effendi, kemarin.

PGN juga mencatat bahwa gas yang muncul di sungai mengandung metana (CH₄), komponen utama gas bumi yang mudah terbentuk dari proses alami. Meski begitu, pihaknya tetap melanjutkan pemantauan bersama BPBD hingga sumber pasti semburan tersebut ditemukan. (cit) 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Baca Juga :  PGN Jaga Kinerja Operasional dan Ketahanan Energi Nasional di Kuartal I 2025

No More Posts Available.

No more pages to load.