Dua Jemaah Haji Asal Tulungagung Dilarikan ke RS Usai Tiba di Asrama Haji Surabaya

oleh -352 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Dua jemaah haji asal Tulungagung dari kloter pertama Debarkasi Surabaya harus dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami kelelahan sesaat setelah tiba di Asrama Haji Sukolilo.

Insiden ini terjadi saat prosesi penyambutan 376 jemaah yang baru saja menempuh perjalanan udara lebih dari 10 jam dari Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi. Keduanya langsung dievakuasi dengan ambulans untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.

“Ya, ini kasus yang umum terjadi. Jemaah baru sampai dari perjalanan panjang dan kelelahan,” ujar Kepala Balai Besar Karantina Kesehatan (BBKK) Surabaya, Rosidi Roslan, di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Kamis (12/6/2025).

BBKK Surabaya menerapkan serangkaian protokol kesehatan guna mencegah potensi penularan penyakit, terutama Covid-19. Setiap jemaah wajib mengisi Satu Sehat Health Pass (SSHP) sebagai bagian dari proses skrining.

Selain itu, alat thermal scanner telah dipasang di area penerimaan jemaah untuk mendeteksi suhu tubuh. Jika ditemukan indikasi demam, jemaah akan langsung menjalani pemeriksaan lanjutan melalui swab test.

“Jika hasil swab positif, sampel akan dikirim ke laboratorium jejaring untuk memastikan varian virus,” jelas Rosidi.

Ia menambahkan bahwa setiap kasus penyakit menular akan dilaporkan ke pemerintah daerah untuk penanganan lanjutan, termasuk keputusan karantina jika diperlukan.

Rosidi mengingatkan bahwa mayoritas jemaah dari Embarkasi Surabaya termasuk dalam kategori risiko tinggi.

“Sebanyak 74,17 persen jemaah memiliki kondisi kesehatan yang perlu perhatian ekstra berdasarkan hasil pemeriksaan sebelum keberangkatan,” ungkapnya.

Karena itu, BBKK menyiagakan tim medis untuk mengantisipasi kondisi darurat, serta memastikan seluruh jemaah mendapatkan penanganan tepat sejak tiba di tanah air.

“Meski sebagian besar jemaah dalam kondisi sehat, kami tetap waspada dan siap menangani jika ada kondisi darurat,” tutup Rosidi. (cit)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Baca Juga :  Kebakaran di Surabaya Melonjak, DPKP Pangkas Waktu Tanggap Jadi 6,5 Menit

No More Posts Available.

No more pages to load.