DPRD Surabaya Imbau Libatkan Pedagang Dalam Revitalisasi Pasar

oleh -34 Dilihat
Reni Astuti berbincang dengan pedagang di Pasar Pabean

KILASJATIM.COM, SURABAYA: Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya mengimbau Pemerintah Kot Surabaya untuk melibatkan pedagang dalam pembangunan maupun revitalisasi pasar saat mengunjungi Pasar Pabean, Surabaya.

Didampingi Direktur Utama Pasar Surya Agus Priyo, Direktur Teknik Usaha Suhendro, dan Direktur Pembinaan Pedagang Taufiqurrahman meninjau Pasar legendaris yang berlokasi di Surabaya Utara tersebut.

“Prinsipnya, rencana apapun terkait pembangunan yang dilakukan di pasar, harus melibatkan pihak pedagang. Sosialisasi wajib dilakukan, duduk bersama dan berdiskusi juga patut diagendakan sebelum revitalisasi. Jangan sampai, ketika pembangunan dilangsungkan, kegiatan jual-beli malah terganggu dan pendapatan pedagang berkurang,” tutur Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Reni Astuti saat berkunjung ke Pasar Pabean, Kamis, 19/1/2023.

Pasar yang dikenal sebagai pusat kulakan ikan dan rempah-rempah sejak 1918 ini tidak hanya dihuni oleh pedagang dari Surabaya saja, tetapi juga oleh pedagang dari Sidoarjo, Gresik dan Mojokerto. Ada sekitar 1.500 pedagang yang dalam setiap harinya menjajakan dagangan mereka disini. Oleh karena itu, revitalisasi pasar pabean memang harus melibatkan pedagang agar tidak terkendala.

Pada kesempaatn tersebut, Reni juga mengingatkan agar Pemkot Surabaya melakukan pendataan dan mapping pasar yang akan dilakukan perbaikan atau revitalisasi. “Ada 67 pasar yang dikelola PD Pasar Surya Kota Surabaya. Jumlah tersebut tak sedikit. Untuk itu, Pemkot perlu mendata dan melakukan mapping mana pasar yang sepi serta harus segera direvitalisasi,” tandasnya.

Beberapa hal penting menjadi catatan Reni perihal revitalisasi pasar yang didapat dari hasil perbincangan dengan pedagang, diantaranya adalah keamanan. Artinya aman dari tindak kriminalitas untuk barang dagangan, penjual maupun untuk pembelinya. Juga aman dari kebakaran. Selain itu, infrastruktur yang bagus harus diberikan. Dengan begitu, kenyamanan penjual dan pembeli di pasar terjamin. Orang-orang juga tertarik datang ke pasar.

Menanggapi imbauan dan saran tersebut, Agus Priyo mengatakan sangat berterimakaasih dan menyambut baik atas masukan yang diberikan. Ia berjanji akan menampung semua saran karena seluruhnya bagus. Pihaknya bakal mengkaji lebih dalam untuk melihat dari segi mana pasar bisa dikembangkan.

“Pasti akan kami kaji. Jika perlu peningkatan bangunan atau penambahan lantai, akan kami lakukan,” ujarnya.

Agus Priyo mengungkapkan, tahun ini terdapat 4 pasar yang diajukan untuk revitalisasi. Yaitu Pasar Pabean, Pasar Kembang, Pasar Pucang Anom, dan Pasar Tunjungan. Jika pembangunan berjalan lancar, maka Pedagang Kaki Lima (PKL) yang ada di luar juga bisa masuk ke pasar sehingga lebih tertib.

“Kami sadar benar bahwa potensi pasar sangat tinggi. Misalnya, Pasar Pabean yang merupakan pasar ikonik ini. Saat tahun baru pendapatan ikan melonjak 100 persen. Untuk itulah kami lakukan revitalisasi pasar secara bertahap namun pada akhirnya menyeluruh,” ungkap Agus Priyo. (ADV/nia)

No More Posts Available.

No more pages to load.