Dinkes Jatim Imbau Masyarakat Waspadai Penyakit Leptospirosis di Musim Hujan  

oleh
Kadinkes. Prov. Jatim, Herlin Ferliana.

KILASJATIM.COM, Surabaya – Intensitas hujan yang tinggi dan cenderung ekstrim, membuat Dinas Kesehatan Jawa Timur mengimbau masyarakat untuk senantiasa menjaga kebersihan lingkungannya. Pasalnya, dengan kondisi intensitas hujan tinggi hingga banjir, penyakit seperti leptospirosis, gatal-gatal, diare hingga infeksi saluran pernafasan rawan menyerang.

“Penyakit pertama yang sangat kami khawatirkan adalah leptospirosis. Itu kan sebuah kuman yang ditularkan lewat tikus. Sedangkan kalau banjir, tempat-tempat yang ditempati tikus itu akan kena aliran air,” ujar Herlin Ferliana, Kepala Dinas Kesehatan Jawa Timur, Senin (13/1).

Karena itu, Herlin yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur RSJ Menur tersebut meminta masyarakat menjaga kebersihan. Terutama warga yang terdampak banjir.

Herlin mengingatkan, masyarakat di wilayah banjir selalu memakai sepatu boot, serta membiasakan cuci tangan dan kaki. “Kemudian kita harus bisa menjaga kebersihan diri dengan cuci tangan dan kaki setiap kita kena air (banjir),” tegasnya.

BACA JUGA: Antisipasi Bencana, Pemprov Jatim Siapkan Help Desk Call Center Tanggap Bencana

Harapannya, kebiasaan memakai sepatu boot dan cuci tangan ini bisa mencegah masuknya kuman melalui celah-celah tubuh. “Namun kita harus tetap menjaga lingkungan supaya kalau banjir datang tidak terlalu banyak kuman atau sesuatu yang bisa membahayakan tubuh kita,” tuturnya.

Saran selanjutnya, kata Herlin, pola makanan sehat, istirahat cukup, serta olahraga harus juga diperhatikan. Asupan gizi yang tepat akan menjaga tubuh lebih kuat dari serangan virus dan kuman.

Hingga kini, Herlin mengaku belum mendapat laporan mengenai adanya korban banjir yang terjangkit leptospirosis. Tetapi untuk keluhan gatal-gatal dan diare, pihaknya mengakui bahwa mulai ada yang mengeluh.

Saat ini, Dinkes Jawa Timur telah mempersiapkan dengan baik semua kemungkinan yang terjadi. “Baik dari kader kesehatan maupun Puskemas untuk tanggap bencana dari sisi kesehatan sudah dipersiapkan dengan baik,” tandaanya. (kominfo/kj8)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *