Dinas PU Bina Marga Pastikan Jalur Ponorogo–Pacitan Selesai 10 Hari Kedepan

oleh -1.291 views
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Jawa Timur, Gatot Sulistyo Hadi melakukan sidak ke lokasi amblasnya jalan di Jalan Ponorogo-Pacitan.

KILASJATIM.COM, Surabaya – Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Jawa Timur, Gatot Sulistyo Hadi melakukan sidak ke lokasi amblasnya jalan di Jalan Ponorogo-Pacitan, Sabtu (22/02). Bersama Kepala UPT PJJ Madiun Marijatoel Kittijah dan jajaran UPT PJJ Madiun, Gatot menyatakan penanganannya akan selesai dalam 10 hari ke depan.

Setelah melihat langsung lokasi dan keterangan yang disampaikan oleh pihak UPT, maka kepala dinas menyampaikan bahwa pekerjaan untuk normalisasi badan jalan akan terus dilakukan serta koordinasi dengan pihak-pihak terkait akan tetap dilaksanakan.

Gatot Sulistyo Hadi dalam keterangan tertulisnya, Senin (24/2) mengatakan bahwa penanganan pada lokasi ini bisa selesai sampai sepuluh (10) hari kedepan. “10 hari di sini dalam artian, badan jalan sudah terbuka secara penuh dimana konstruksi masih akan kita kerjakan. Tetapi dua lajur bisa kita fungsikan,” terangnya.

Koordinasi terus dilakukan dengan pihak Perhutani dimana dalam pekerjaan ini harus melakukan pengeprasan tebing, ini dilakukan karena untuk melakukan pelebaran jalan harus menggunakan median jalan dan beberapa tebing harus dilakukan pengeprasan.

BACA JUGA: PU Bina Marga Jatim Langsung Lakukan Perbaikan Jalur Ambles di Ponorogo-Pacitan di KM 226

“Kondisi tanah masih labil, dan kemungkinan longsor masih mungkin terjadi apalagi cuaca yang terus menerus hujan seperti saat ini, jadi saya menghimbau kepada pengguna jalan untuk berhati-hati dan bersabar apabila sedikit menganggu kenyamanan di jalan,” pungkasnya.

Seperti diketahui, amblesnya jalur Ponorogo-Pacitan ini dipicu hujan deras, mulai Rabu sore hingga Kamis dini hari. Akibatnya, tanah badan jalan provinsi itu tak mampu menahan curah air hingga ambles dan longsor. Karena hujannya cukup lama, hingga menyebabkan Jalan Raya Ponorogo-Pacitan KM 226 Jatim / KM 32 Ponorogo mengalami ambles.

Meski demikian, amblesnya jalur Provinsi ini masih bisa dilalui kendaraan. Akan tetapi, harus berhati-hati karena menggunakan siatem buka tutup. Apalagi, jalan yang amblas sepanjang 6 meter, lebar 3 meter dengan kedalaman 10 meter.

Untuk kendaraan muatan berat disarankan agar mencari jalan alternatif lain. Karena jalan sangat berbahaya untuk dilalui kendaraan berat. Terutama kendaraan yang memiliki muatan 4 ton akan dialihkan lewat jalur Wonogiri. (kominfo/kj6)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.