Demo Ojol Surabaya Memanas, Grab Tak Hadirkan Perwakilan, Massa Meradang

oleh -843 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Ribuan ojek online (ojol) melanjutkan aksinya ke kantor aplikator di Surabaya. Di kantor Gojek, massa adem ayem, di kantor Grab sempat memanas karena massa tidak ditemui manajemen.

Saat melakukan aksi di depan kantor Gojek, Jalan Ngagel, ribuan massa sekitar 15 menit melakukan aksi demo dan dismabut dari perwakilan kantor Gojek.

“Kami menerima dan menghargai perjuangan rekan-rekan. Setelah dari sini mari kita duduk bersama, audensi di Kantor Gubernur Jatim,” kata perwakilan Gojek dari atas truk komando, Selasa (20/5/2025).

Sekitar 15 menit melakukan aksinya di kantor Gojek dan mendapat sambutan dari perwakilan. Ribuan ojek online (ojol) melanjutkan aksinya ke kantor perwakilan Grab di Jalan Ketabang Kali.

Beberapa massa ojol sempat terjadi gesekan antara puluhan massa ojol dengan salah satu karyawan Grab yang tiba tiba masuk ke dalam massa ojol yang berada di luar pagar kantor.

Beruntung gesekan tidak berlangsung lama, karena polisi yang ada dilokasi dengan sigap menyelamatkan pegawai Grab dan dibawa masuk ke dalam kantor Grab.

Para ojol merasa kecewa karena tidak ditemui perwakilan manajemen Grab. “Emosi saya, karena kami merasa tidak dihargai, hanya diperas tenaga saya. Padahal mereka makan dari hasil kerja kami, tapi kenapa masih ada promo yang bagi kami sangat mengurangi penghasilan kami sebagai mitra,” ujar salah satu peserta demo dengan emosi.

Kini, ribuan ojol melanjutkan aksinya di Kantor Gubernur Jalan Pahlawan untuk melakukan audensi dengan para perwakilan aplikator serta pihak Pemprov Jatim.

Adapun tuntutan yang dibawa para ojol dalam aksinya kali ini diantaranya, ‘Mutlak turunkan potongan aplikasi menjadi 10 persen’, ‘Naikkan tarif pengantaran penumpang’, ‘Segera terbitkan regulasi pengantaran makanan dan barang’, ‘Tentutkan tarif bersih yang diterima mitra’ serta ‘Mendesak pemerintah segera terbitkan UU Transportasi Online’. (cit)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Baca Juga :  Pengunjung Capai 86 Ribu, Pemkot Tepis Pengelolaan Mangrove Surabaya Belum Maksimal

No More Posts Available.

No more pages to load.