Catatan LLDIKTI VII, Ubaya Penerima Tertinggi Hibah Kemendikbudristek

oleh -156 Dilihat

KILASJATIM.COM, SURABAYA – Berdasarkan catatan LLDIKTI Wilayah VII, Universitas Surabaya (Ubaya) berhasil menjadi perguruan tinggi swasta dengan jumlah penerima hibah penelitian dan pengabdian terbanyak. Total ada 36 proposal penelitian dan 15 proposal pengabdian yang mendapat pendanaan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendikbudristek).

Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Surabaya (LPPM Ubaya), Dr. Hazrul Iswadi, mengatakan pihak universitas membantu proses persiapan proposal dengan sosialisasi yang mendatangkan narasumber dari Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM).

“Ubaya juga memastikan sebanyak mungkin dosen Ubaya yang memenuhi syarat sebagai ketua pengusul proposal yang dilihat dari skor SINTA. Selain itu, meningkatnya kualifikasi dosen Ubaya yang bergelar doktor dan profesor juga mendorong penerimaan pendanaan penelitian dan pengabdian dari DRTPM tahun ini menjadi yang terbanyak,” terang Hazrul Iswadi.

Hazrul menambahkan, banyaknya proposal yang mendapat pendanaan akan meningkatkan karya dosen dalam bidang penelitian dan pengabdian. Karya dosen yang semakin banyak ini berdampak pula pada peningkatan mutu pembelajaran dan pendidikan di Ubaya.

Sementara itu, Rektor Ubaya Dr. Benny Lianto, menyebut pencapaian ini menjadi luaran dari apa yang Ubaya selama ini upayakan dalam hal peningkatan kualitas riset dan inovasi. “Ubaya terus berkomitmen memberikan solusi bagi masyarakat dengan inovasi-inovasi yang kualitasnya telah diakui nasional maupun internasional. Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak atas semua upaya, doa, serta dukungan yang telah diberikan. Semoga pencapaian ini dapat menjadi motivasi bagi semua civitas akademika Ubaya untuk dapat memberikan pelayanan terbaik,” tutup Benny Lianto.(tok)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Baca Juga :  Satpol PP Goes To School Ajak Siswa Kampanyekan Stop Bullying