Bupati Salwa Arifin: Tahun 2022 Insentif Guru Ngaji Naik Jadi Rp 1,75 Juta

oleh

KILASJATIM.COM, BONDOWOSO – Insentif guru ngaji di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, yang biasa diterima setiap Ramadan untuk tahun ini sudah dicairkan beberapa waktu lalu. Besarannya masih sama dengan tahun lalu, Rp 1,5 juta.

Sementara untuk Tahun 2022, kemungkinan besar bakal naik. Yakni dari Rp 1,5 juta menjadi Rp 1,75 juta atau naik Rp 250 ribu.

Bupati Bondowoso, KH Salwa Arifin juga telah menyerahkan ATM untuk Insentif guru ngaji. “InsyaAllah akan meningkat tahun depan,” katanya, Kamis (6/5/2021).

Bupati Salwa berkomitmen, untuk meningkatkan kesejahteraan guru ngaji. Apalagi pendidikan keagamaan menjadi perhatian khusus bupati.

“Guru ngaji patut dibantu karena memiliki peran penting dalam mencetak karakter dan agama generasi bangsa,” paparnya.

Dengan begitu pihaknya berharap, penyelenggaraan pendidikan di bidang keagamaan bisa lebih baik.

“Karena ilmu keagamaan yang penting untuk membentuk akidah anak agar siap menghadapi tantangan zaman,” paparnya.

Pihaknya terus berupaya upaya untuk mensejahterakan pendidik. Sehingga mereka meningkatkan kinerja.

Ksesejahteraan pendidik dalam meningkatkan penyelenggaraan pendidikan terutama di bidang keagamaan itu penting,” paparnya.

Di sisi lain, Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Pemkab Bondowoso, Rahmatullah mengatakan, rencana penambahan insentif guru ngaji tersebut telah diajukan kepada Badan Perencanaan Daerah. Total ada 5.865 guru ngaji.

“Bahkan kita serahkan kepada tim anggaran. Tinggal menunggu disposisi saja. Tinggal menunggu kemampuan anggaran,” imbunya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *