Bupati Malang Pimpin Gema Desa di Pakis  

oleh
Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat Pakis, Jumat (20/12) siang.

KILASJATIM.COM, Pakis – Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M bersama istri sekaligus Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Hj. Anis Zaida memimpin pelaksanaan Gerakan Membangun (Gema) Desa di wilayah Kecamatan Pakis, Jumat (20/12). Sejumlah titik kunjungan dari enam desa sekaligus meliputi Desa Pakisjajar, Desa Sumberpasir, Desa Sukoanyar, Desa Banjarejo, Desa Pucangsongo, dan Desa Mangliawan.

Bupati mengawali kegiatannya di Pendopo Kecamatan Pakis, yang masuk wilayah Desa Pakisjajar. Didampingi Sekretaris Daerah, Ir. Didik Budi Muljono, M.T, beliau menyapa masyarakat dan tokoh masyarakat dengan berdialog. Pak Sanusi meresmikan Pendopo Kecamatan Pakis, serta me-launching Tulisan Kantor Camat dan Penandatanganan Prasasti. Ditutup dengan meninjau galeri UMKM dan meninjau printing batik binaan PKH di ruang PKK Kecamatan Pakis.

”Gema Desa ini tujuannya untuk melihat sejauhmana desa ini berkembang dan membangun. Yang berkembang, kita dorong. Yang kurang, akan kita kasih bantuan. Namun apa saja yang diajukan atau diusulkan warga akan ditentukan dan di APBD tahun 2021. Karena tahun 2019, APBD sudah habis. Ke depan kita ingin membangun Kabupaten Malang yang sama dengan wilayah kota/kabupaten sampingnya,” jelas Pak Sanusi dalam arahannya.

Pada kesempatan ini, bupati juga menyerahkan bantuan pemasangan air bersih untuk Musholla, penyerahan bantuan dua unit motor roda tiga, penyerahan simbolis bantuan keluarga miskin dan paket sembako.

BACA JUGA: Seluruh Perangkat Desa di Malang Ikuti Evaluasi Program Pemerintahan Desa

Setelahnya, Bupati berlanjut ke Desa Sumberpasir untuk meninjau embung wisata Cempaka dan dilanjutkan dialog bersama kelompok tani dan petani, serta dengan pelaku wisata dan pokdarwis. Bupati memuji keindahan view dari embung yang kini sudah dikenal dan dinikmati masyarakat setempat. Tak ketinggalan, beliau juga menyerahkan beberapa bantuan diantaranya alat pembajak tanah (kultivator) bagi kelompok tani dari tiga desa.

Sanusi lanjut kunjungan ke Desa Sukoanyar untuk peninjauan Kantor Bumdes Pringgondani, serta pelayanan administrasi kependudukan di Kantor Desa Sukoanyar. Kemudian, berlanjut menuju Desa Banjarejo untuk istirahat siang dan menunaikan sholat Jumat di Masjid Arruhamma Desa Banjarejo. Usai sholat berjamaah, Bupati memberikan arahan sekaligus merasa bangga kepada para jamaah yang hadir karena telah mampu memakmurkan masjid dengan memadati.

”Masjidnya besar megah, jamaahnya penuh. Semoga kita semua mampu meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, karena ini merupakan tiang agama. Pemerintah Kabupaten Malang memiliki program diantaranya mencerdaskan anak bangsa dengan meningkatkan kualitas pendidikan dalam bentuk BOSDA. Di bidang kesehatan, masyarakat berhak mendapatkan pelayanan kesehatan yang wajar. Serta, meningkatkan kualitas pembangunan. Pemerintah menyediakan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat,” terang Bupati.

Usai sholat Jumat, bupati melanjutkan kegiatan peninjauan Pasar Murah dan pembangunan jalan desa. Kemudian bergeser ke Desa Pucangsongo untuk meninjau kegiatan Inseminasi Buatan (IB) terhadap hewan ternak diantaranya ternak unggul, peranakan ebah, dan sapi potong. Kemudian, kegiatan Gema Desa dipungkasi dengan kunjungan ke titik lokasi wisata Wendit Lanang yang berada di Desa Mangliawan. Bupati melakukan peninjauan lokasi wisata desa Wendit Lanang dan penjualan sembako.

BACA JUGA: Bupati Malang Hadiri Launching Lumbung Air Wakaf  

”Kecamatan Pakis merupakan pintu exit tol Malang-Pandaan, dan pintu salah satu dari 10 destinasi wisata unggulan ke Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Sehingga Pakis bersama Kecamatan Tumpang dan Poncokusumo sebagai jalan utama. Kabupaten Malang telah mengajukan jalan poros Pakis ini sebagai Jalan Nasional, mulai dari exit tol Mapan hingga ke Bromo. Mudah-mudahan disetujui Pemerintah Kabupaten Malang sehingga kualitas jalannya akan menjadi jalan nasional, dan dikerjakan langsung oleh Pemerintah Provinsi,” jelas Pak Sanusi. (hms/kj11)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *