Bupati Lumajang Resmikan Pamsimas di Krasak  

oleh
Bupati Lumajang, Cak Thoriq meluncurkan PAMSIMAS ini di Desa Krasak. (Ist)

KILASJATIM.COM, Lumajang – Thoriqul Haq meresmikan Program Nasional Pemberdayaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) di Desa Krasak, Kecamatan Kedungjajang, Jumat (15/11/2019). Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati.

Bupati menjelaskan, dengan melibatkan banyak pihak, PAMSIMAS ini diharapkan dapat berjalan dengan baik, serta memberikan manfaat yang besar bagi rakyat di pedesaan. Hal ini terutama karena lokasi sasaran program PAMSIMAS diprioritaskan pada desa-desa yang belum memiliki cakupan pelayanan air minum aman dan sanitasi layak.

Sebelum adanya PAMSIMAS, masyarakat desa Krasak hanya memanfaatkan sumber mata air mrutu yang jaraknya lumayan jauh atau mengandalkan bantuan air bersih dari BPBD.

“Dengan adanya PAMSIMAS ini kebutuhan air yang kekurangan bisa terpenuhi, sebagai bagian dari kebutuhan dasar, infrastruktur dasar yang menjadi kewajiban kita kepada masyarakat,” ujar Bupati.

BACA JUGA: SDM Modal Dasar Pembangunan Lumajang  

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), Karna Suwandi menjelaskan bahwa merupakan program nasional untuk meningkatkan akses penduduk pedesaan terhadap fasilitas air minum dan sanitasi yang layak melalui pendekatan berbasis masyarakat. Tujuannya antara lain meningkatkan praktik hidup bersih dan sehat di masyarakat dan meningkatkan jumlah masyarakat yang memiliki akses terhadap air minum dan sanitasi yang berkelanjutan.

Lebih lanjut, Karna Suwandi mengungkapkan bahwa di Desa Krasak ini 47,5 persen atau 1805 jiwa telah terjangkau air bersih, sedangkan sisanya 52,5% masih belum terjangkau oleh air bersih. PAMSIMAS ini dapat menjangkau masyarakat yang ada di Dusun Krajan, Manglih dan Gugot.

“Oleh karena itu Pemerintah Kabupaten Lumajang dalam hal ini Bupati Lumajang, Cak Thoriq meluncurkan PAMSIMAS ini di Desa Krasak dengan jumlah sasaran sebanyak 220 sambungan rumah atau setara dengan 321 KK atau sebanyak 1068 jiwa,” jelasnya. (kominfo/kj16)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *