Bupati Bondowoso Tinju Langsung Vaksinasi Terhadap Ratusan Santri Nurut Taqwa Ikuti 

oleh

KILASJATIM.COM, BONDOWOSO– Bupati Bondowoso Salwa Arifin meninjau langsung vaksinasi terhadap 794 santriwan dan santriwati di Pondok Pesantren, Nurut Taqwa, Cermee Kabupaten Bondowoso, Selasa (7/9/2021).

Vaksinasi ini merupakan kegiatan yang dilaksanakan atas sinergitas Kepolisian Resort Bondowoso dan TNI, dalam rangka vaksinasi merdeka serentak di Ponpes dan rumah ibadah seluruh Indonesia.

Kegiatan itu sendiri, turut dipantau langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo secara virtual melalui zoom meeting. Oleh karenanya, seluruh jajaran forum pimpinan daerah di antaranya Bupati Salwa Arifin, Ketua DPRD Ahmad Dhafir, Komandan Kodim 0822 Letkol Kav Widi Hidayat pun turut hadir.

Kapolres Bondowoso, AKBP Herman Priyanto. S.Ik mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk sosialisasi dan edukasi kepada seluruh lapisan masyarakat terkait vaksinasi.

Karena itulah, pihaknya sengaja melakukan vaksinasi di Ponpes. Bahkan, tercatat vaksinasi baik yang dilakukan oleh Kodim maupun Polres, sudah menyasar enam Ponpes.

Alasannya, tak lain karena di masyarakat Bondowoso masih banyak berkiblat terhadap para Kiai di Pesantren.

“Kenapa di Pesantren? karena Ponpes jadi role model bagi masyarakat. Masyarakat itu role modelnya adalah Kiai di Pesantren,” ungkapnya.

Ia melanjutkan bahwa vaksinasi di Bondowoso saat ini sudah mencapai sekitar 16 persen atau sekitar 150an ribu orang. Sehingga, perlu semangat untuk meningkatkan agar nantinya target 70 persen membentuk herd immunity bisa terbentuk.

“Kalau harapan kita, kalau bisa 100 persen,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Ia pun mengingatkan agar masyarakat dan seluruh jajaran Satgas tidak terlena dengan turunnya level Bondowoso menjadi level 2.

Justru, turunnya level ini diharapkan bisa memacu semangat dalam menerapkan protokol kesehatan dan meningkatkan vaksinasi.

“Patut kita syukuri bahwa saat ini sudah masuk level 2, namun tidak menyurutkan semangat kita agar untuk menerapkan disiplin Protkes dan vaksinasi,” pungkasnyas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *