BNI Sukseskan Penyaluran Bantuan Suplemen Program BPNT Gelombang Pertama di Kawasan Mojokerto

oleh

 

KILAJATIM.COM, Mojokerto – Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Timur bersama dengan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI melaksanakan penyaluran gelombang pertama Bantuan Suplemen Program BPNT. Pada penyaluran gelombang pertama ini bantuan didistribusikan kepada 4.864 KPM di kawasan Mojokerto tepatnya di wilayah Kecamatan Kranggan, Magersari dan Prajurit Kulon.

Acara penyaluran program bantuan kali ini masih tetap menggunakan metode penyaluran bantuan sosial yang telah berjalan sebelumnya yaitu dengan menggunakan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang nantinya dapat ditransaksikan di Agen-Agen46 dan e-Warong bersertifikat BNI, sistem penyaluran seperti ini dianggap paling tepat dikarenakan akan memudahkan Pemerintah Daerah dalam hal monitoring dan reporting. Selain itu bantuan akan tersalurkan secara efektif, efisien, transparant dan tepat sasaran.

Penyaluran Bantuan Suplemen Program BPNT tersebut dilaksanakan di Desa Kedundung. Balongrawe Baru Mojokerto, Minggu (10 Mei 2020),turut hadir dalam acara tersebut yaitu Wakil Gubernur Provinsi Jawa Timur Emir E. Dardak, Head of Region BNI Wilayah Surabaya Muhammad Gunawan Putra, Walikota Mojokerto, Kapolresta Kota Mojokerto, Dandim Kota Mojokerto, Kejari Kota Mojokerto, Kepala DPRD Kota Mojokerto, Sekda Kota Mojokerto dan Koordinator Bidang Gugus Tugas Covid 19 Kota Mojokerto.

Emil mengatakan Bantuan Suplemen Program BPNT ini adalah berupa bantuan keuangan khusus bagi warga terdampak COVID 19 yang disalurkan melalui Kabupaten Kota. Bantuan tersebut diberikan guna menyisir warga terdampak yang belum tersisir dan belum mendapatkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), BPNT, Bantuan Tunai Kemensos, Program Kartu Prakerja, maupun bantuan langsung tunai dari desa.

Selain itu “kami telah mengalokasikan program dana bantuan keuangan khusus bagi KPM yang belum mendapat intervensi dari Pemerintah Pusat, mereka akan mendapat bantuan ini selama tiga bulan kedepan, dan BNI sebagai salah satu Bank Himbara yang ditunjuk sebagai penyalur bantuan ini dapat merespon dengan cepat, sehingga penyaluran pada gelombang pertama saat ini berjalan dengan sukses” papar Emil Wakil Gubernur Jatim.

Head of Region BNI Wilayah Surabaya Gunawan Putra mengungkapkan sebanyak 4.864 KPM akan menerima Bantuan Suplemen Program BPNT pada gelombang pertama di kawasan Mojokerto, total seluruh KPM penerima Bantuan Suplemen Program BPNT Provinsi Jawa Timur mencapai 273.466 KPM yang tersebar di seluruh kabupaten Kota di Jawa Timur. Sistem yang dipakai dalam penyaluran Bantuan Suplemen Program BPNT ini menggunakan Kartu KKS (Kartu Keluarga Sejahtera) yang memiliki multi fungsi, yaitu sebagai e-wallet yang dapat menyimpan data penyaluran bantuan Pangan serta berfungsi sebagai kartu tabungan. Dengan sistem ini, Bantuan akan langsung disalurkan ke rekening Penerima Manfaat dalam hal ini E-wallet dan hanya dapat digunakan untuk membeli barang sesuai program yang ditetapkan yaitu beras 5 Kg dan 25 butir telur senilai Rp 100.000,- .

In this distribution system, a monitoring system was also established in the form of an online Dashboard for monitoring, distribution, and absorption of assistance and reconciliation. This system can be accessed nationally up to the village, said Gunawan Putra.
We hope that BNI, as a designated and trusted Government Bank to channel this assistance, can always work in synergy with the relevant agencies to develop a social assistance distribution system so that assistance can be distributed quickly and precisely to the people affected by COVID19, he said. (kj1) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *