BNI Serahkan Bantuan 300 Paket APD kepada 6 Rumah Sakit di Jawa Timur

oleh

KILASJATIM.COM, Surabaya – BNI sebagai salah satu BUMN besar yang memiliki unit kerja operasional tersebar di seluruh provinsi Indonesia, khususnya di daerah Jawa Timur memiliki kewajiban tanggung jawab sosial dan lingkungan selama terjadinya bencana wabah pandemic virus Covid 19 yang sejalan dengan kebijakan Pemerintah Daerah setempat.

Sebagai wujud dukungan nyata dari BNI terhadap pelaksanaan Penanganan Covid19 di lingkungan area BNI Wilayah Surabaya dan melihat perkembangan peningkatan jumlah pasien positif Covid 19 di beberapa daerah, maka BNI melaksanakan program BNI Berbagi – Tanggap Darurat Bencana Wabah Corona.

BNI Wilayah Surabaya memberikan bantuan berupa 300 paket Alat Pelindung Diri (APD) kepada 6 (enam) rumah sakit (RS) daerah di Jawa Timur. Paket APD tersebut terdiri dari masing-masing 50 (lima puluh) paket Face Shield, Sarung Tangan Latex, Sepatu Booth, dan Pakaian Hazmat yang diserahkan di 6 (enam) rumah sakit rujukan penanganan Covid 19 di Jawa timur.

Penyerahan bantuan tersebut di awali oleh BNI Kantor Cabang Sidoarjo pada tanggal 11 April 2020 di RSUD Sidoarjo yang diserahkan oleh Pemimpin Cabang BNI Sidoarjo kepada Direktur RSUD Sidoarjo, selanjutnya pada tanggal 14 April 2020 secara serentak segenap Pemimpin Cabang BNI di masing-masing daerah menyerahkan bantuan paket APD kepada perwakilan RS Soekandar Mojokerto, RS di Jombang (yaitu : RSUD Jombang, RSUD Ploso Jombang, RS Kristen Mojowarno Jombang), RSUD Koesna Tuban, RS H Slamet Mertodirjo Pamekasan dan RS Petro Graha Medika Gresik di daerah masing-masing oleh Pemimpin Cabang BNI di Kota tersebut.

BNI Wilayah Surabaya memilih daerah tersebut dikarenakan sesuai dengan daftar RS rujukan dari pemerintah Provinsi Jawa Timur, sehingga bantuan paket APD tersebut dapat benar-benar tersalurkan dengan baik kepada RS yang membutuhkan peralatan medis dalam rangka penanganan pencegahan penyebaran wabah Covid 19.

Bantuan kepada rumah sakit adalah bentuk dukungan kepada para tenaga medis sebagai garda terdepan memberantas pandemi ini, untuk bersama-sama melawan penyebaran Covid-19.

Bantuan ini diharapkan menjadi semangat dan membantu para tenaga medis agar terhindar dari covid-19, karena mereka memang langsung bersinggungan dengan pasien positif penyakit yang belum ditemukan antivirusnya.

Dalam kondisi saat ini, BNI tetap beroperasi untuk memberikan pelayanan jasa keuangan kepada masyarakat. Adapun dalam upaya pencegahan COVID19, BNI juga turut menerapkan work from home (WFH) untuk beberapa pegawai, Split Operation, Shifting Operation dan melakukan pembatasan operasional kantor seperti menutup 54 Kantor Layanan yang mana dirasa berkaitan langsung dengan pusat perbelanjaan ataupun transportasi umum, sedangkan untuk 98 Kantor yang masih beroperasional masih tetap beroperasi dengan beberapa prosedur yang harus dijalani diantaranya pemeriksaan kondisi fisik sebelum bekerja, penggunaan masker dan sarung tangan, penyemprotan disinfektan secara rutin serta penambahan sarana cuci tangan, hand sanitizer dan informasi terkait social/physical distancing di segenap Kantor Layanan BNI dan gallery ATM agar nasabah yang bertransaksi tetap merasakan kenyamanan dan operasional berjalan dengan lancar. (kj3) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *