Blibli Tingkatkan Standar Prosedur Sanitasi untuk Kenyamanan Pelanggan

oleh -1.556 views
Blibli Meningkatkan Standar Prosedur Sanitasi

KILASJATIM.COM, Jakarta – Blibli terus mengamati informasi terkini mengenai virus COVID-19.
Sebagai online superstore yang memiliki komitmen strategi bisnis Customer Satisfaction First, Blibli menempatkan keamanan pelanggan dan karyawan sebagai prioritas utama.

Lisa Widodo, Executive Vice President (EVP) of Operations Blibli mengatakan, sejalan dengan arahan dan instruksi pemerintah, Blibli juga menerapkan konsep social distancing, termasuk di warehouse pengiriman barang.

” Blibli menghimbau untuk melakukan less contact dan/atau no contact mulai dari gudang hingga ke pengantaran barang.
Untuk mengantisipasi penyebaran wabah virus COVID-19 yang semakin masif, kami juga menerapkan prosedur keamanan dan kebersihan di kantor dan area operasional logistik kami,” kata Lisa

Contactless shipping atau pengiriman tanpa kontak dilakukan untuk mengurangi kontak antara kurir dan konsumen. Tanda tangan di electronic & gadget handphone yang sebelumnya menjadi prasyarat serah terima produk dari kurir ke pelanggan, untuk sementara tidak dilakukan. Hal ini diganti dengan pengambilan foto saat menerima barang.

Kurir Blibli Express Service (BES) dibekali dengan masker dan sarung tangan. Hal ini untuk menjamin kebersihan dan keamanan produk saat tiba di rumah pelanggan

Mitra logistik Blibli juga telah menerapkan standar prosedur pengiriman yang sama yaitu pengiriman tanpa kontak

Jaminan Sanitasi di Kantor, Warehouse, dan Hub dilakukan dengan pembersihan area menyeluruh dengan melakukan penyemprotan disinfektan pada area yang sering terjadi kontak, termasuk handling pintu,
fingerprint meja kantor, dan lift.

Sesuai dengan arahan dari pemerintah Indonesia untuk melakukan social distancing dan menghindari tempat keramaian guna menghindari penyebaran COVID-19 di antara karyawan, maka manajemen juga melakukan berbagai inisiatif untuk menjaga keselamatan, kebersihan, dan kenyamanan karyawannya.

Manajemen secara berkala melakukan pengecekan suhu tubuh kepada seluruh karyawan sebelum memulai aktivitas di kantor. Selain itu, mulai Rabu, 18 Maret 2020 manajemen telah mengambil keputusan untuk memberlakukan kerja #dirumahaja (Work from Home – WFH) selama 14 hari bagi seluruh karyawan. Selama masa WFH ini, manajemen akan melakukan sterilisasi ke seluruh Gedung.

“Mengingat pentingnya peran Blibli sebagai platform e-commerce dalam situasi seperti ini, di mana masyarakat disarankan untuk tidak banyak melakukan aktivitas di luar rumah, Blibli akan memastikan bahwa keseluruhan proses bisnis dapat tetap berjalan dengan efektif dan efisien, meskipun memberlakukan WFH. Ini adalah saat penting untuk dapat lebih memberikan kontribusi positif bagi Indonesia, serta memastikan kebutuhan masyarakat luas tetap dapat terpenuhi,” tegas Lisa.

Selama masa WFH, layanan Blibli masih beroperasi normal, termasuk warehouse, BES, dan Customer Care. Hal ini untuk menjamin aktivitas pengiriman barang tetap dapat sampai di rumah pelanggan tepat waktu. Tentunya, Blibli juga menyediakan masker dan sarung tangan kepada setiap BES sesuai dengan standar kebersihan dan keamanan yang berlaku.

Blibli memastikan kenyamanan berbelanja, ketersediaan varian produk, dan kelestarian lingkungan hidup, serta ekosistem pekerjaan yang berkelanjutan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan sesuai dengan komitmen Blibli yaitu Customer Satisfaction First.

Blibli berkolaborasi dengan para mitra mechant Blibli untuk dapat mengamankan ketersediaan produk mulai dari kebutuhan sehari-hari di rumah, produk kesehatan, produk digital seperti pulsa, fitur pembayaran tagihan, dan kebutuhan untuk menunjang aktivitas di rumah lainnya.

Selain itu, Blibli juga menerapkan pembatasan pembelian produk khususnya untuk produk-produk sensitif terkait situasi saat ini, seperti hand sanitizer, cairan xantiseptik, dan juga masker, serta produk sembako. Hal ini sesuai dengan anjuran Pemerintah Indonesia untuk melakukan pembatasan pembelian stok untuk menghindari pihak-pihak yang bertujuan untuk menimbun barang. Penerapan pembatasan pembelian produk tertentu tersebut berlaku dari tanggal 16 Maret 2020 hingga akhir bulan dan memungkinkan untuk bertambah masa penambahan sesuai situasi di lapangan.

Blibli juga memastikan bahwa layanan Customer Care tetap berjalan 24/7 seperti biasa. Selain itu Blibli juga telah memperpanjang waktu pengembalian produk menjadi 30 hari yang disesuaikan denganBlibli juga mengajak seluruh pelanggan untuk selalu menjaga kondisi dan kesehatan badan, melakukan praktik social distancing seperti kondisi saat ini, di mana perpanjangan waktu ini berlaku dari 18 Maret 2020 – 31 Maret 2020. (kj8)

No More Posts Available.

No more pages to load.