BEI Gelar Pubex Live 2020  Secara Virtual Hadirkan 50 Perusahaan Tercatat

oleh -1.883 views

Direktur Utama BEI, Inarno Djajadi

KILASJATIM.COM, Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI)  bersama PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian tahun ini kembali menggelar Public Expose (Pubex) Live 2020″, mulai 24-28 Agustus 2020. Pubex Live 2020 digelar secara virtual dan diikuti sekitar 50  Perusahaan .

Direktur Utama BEI, Inarno Djajadi, dalam sambutannya membuka Pubex Live 2020, Senin (24/8/2020), mengatakan, Pubex merupakan suatu pemaparan umum kepada publik untuk menjelaskan mengenai kinerja Perusahaan Tercatat di BEI. Tujuannya, agar informasi mengenai kinerja perusahaan tersebut tersebar secara merata.

”Setiap Perusahaan Tercatat wajib melakukan public expose sekurang-kurangnya satu kali dalam setahun. Melalui acara “Public Expose Live 2020” diharapkan investor dan juga wartawan di pasar modal mendapatkan informasi yang paling terkini terkait kinerja Perusahaan Tercatat,” kata Inarno Djajadi.

Jumlah Perusahaan Tercatat yang ikut di Pubex Live 2020 meningkat dibanding tahun 2019. Tahun lalu, diikuti 49 Perusahaan Tercatat dan disaksikan 21.552 peserta. Sebanyak 10.680 peserta mengikuti Pubex Live secara offline dan 4.570 peserta secara online.

Melalui penyelenggaraan “Pubex Live 2020” yang rutin setiap tahunnya sebagai rangkaian dari acara Diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia, diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap investasi di Pasar Modal Indonesia.

“Hal ini juga akan berkontribusi dalam menambah jumlah investor lokal, serta meningkatkan likuiditas pasar dengan kemudahan yang diberikan oleh regulator pasar modal kepada masyarakat untuk mendapatkan informasi terkait investasi di Pasar Modal Indonesia,” jelasnya..

Sementara itu, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Hoesen, mengatakan, dampak pandemi secara makro mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di seluruh belahan dunia. Secara mikro, mempengaruhi kinerja perusahaan di berbagai sektor usaha.

Selama kuartal I tahun 2020 menunjukkan perlambatan kinerja emiten dimana 65 persen masih mampu membukukan laba namun secara umum kinerjanya alami penurunan. Tekanan terhadap penurunan kinerja juga dialami korporasi global.

”Kondisi ini jadi perhatian khususnya investor di pasar modal. Transparansi dan keterbukaan informasi Perusahaan Tercatat menjadi sangat penting sebagai kunci menjaga kepercayaan masyarakat sektor pasar modal di masa pandemi,” ungkap Hoesen..

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Hoesen,

Self-Regulator Organization (SRO) menempatkan diri sebagai fasilitator untuk mempertemukan investor dengan Perusahaan Tercatat, memperluas akses dan meningkatkan hubungan yang lebih baik antara keduanya, serta meningkatkan pemahaman investor terhadap kinerja Perusahaan Tercatat di BEI. Hal ini pun dapat membantu investor dalam menentukan langkah investasi dengan pertimbangan yang matang.

Pubex Live 2020” menjadi bagian tools untuk menjelaskan kinerja Perusahaan Tercatat maupun aksi korporasi yang akan dilakukan. Sekaligus ini menjadi sarana perlindungan investor dari informasi menyesatkan yang bukan berasal dari Perusahaan Tercatat.

Di tengah kondisi pasar modal yang penuh tekanan saat ini, “Pubex Live 2020” menjadi penting untuk menjelaskan kepada investor kondisi Perusahaan Tercatat saat ini dan bagaimana ke depan mempertahankan kinerjanya. Dengan demikian, bisa menyakinkan investor agar tetap mau berinvestasi pada saham perusahan.

OJK dan SRO, menurut  Hoesen, akan terus perhatikan dengan seksama dan komitmen terutama terobosan kebijakan dan relaksasi yang meringankan beban Perusahaan Tercatat. Mulai relaksasi atas kewajiban penyampaian laporan berkala, implementasi elektronik RUPS, penerbitan beberapa ketentuan terkait transaksi material dan perubahan kegiatan usaha hingga relaksasi kebijakan dan stimulus SRO kepada para stakeholders di pasar modal.

”OJK mengapresiasi SRO yang terus melakukan inovasi dan terobosan dalam memberi informasi mengenai performa Perusahaan Tercata ke public. Diantaranya, melalui Pubex Live 2020. Ini sejalan dengan tema 43 Tahun Diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia yakni memperkuat stabiliyas padar modal di era new normal,” jelas Hoesen seraya berharap Pubex Live 2020 berjalan secara produktif dan lancar sehingga investor akan mendapakan informasi terkini terkait kinerja Perusahaan Tercatat

“Pubex Live 2020” diikuti  50 Perusahaan Tercatat di BEI. Perusahaan yang berpartisipasi, yakni PT Adaro Energy Tbk., PT Agung Podomoro Land Tbk., PT AKR Corporindo Tbk., PT Alam Sutera Realty Tbk., PT Aneka Tambang Tbk., PT Astra Agro Lestari Tbk., PT Astra Graphia Tbk., PT Astra International Tbk., PT Astra Otoparts Tbk., PT Bank BTPN Syariah Tbk., PT Bank BTPN Tbk., PT Bank Central Asia Tbk., PT Bank Jago Tbk., PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., PT Bank Permata Tbk., PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk., PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., PT Buana Lintas Lautan Tbk., PT Bukit Asam Tbk., PT Cisadane Sawit Raya Tbk., PT Dharma Satya Nusantara Tbk., PT Garuda Metalindo Tbk., PT Gudang Garam Tbk., PT HK Metals Utama Tbk., PT Indo Tambangraya Megah Tbk., PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk., PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk., PT Jasa Marga (Persero) Tbk., PT Kalbe Farma Tbk., PT Kino Indonesia Tbk., PT Medco Energi Internasional Tbk., PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk., PT Nippon Indosari Corpindo Tbk., PT Perusahaan Gas Negara Tbk., PT PP (Persero) Tbk., PT Puradelta Lestari Tbk., PT Sarana Menara Nusantara Tbk., PT Selamat Sempurna Tbk., PT Semen Baturaja (Persero) Tbk., PT Semen Indonesia (Persero) Tbk., PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk., PT Timah Tbk., PT Total Bangun Persada Tbk., PT United Tractors Tbk., PT Vale Indonesia Tbk., PT Wijaya Karya Beton Tbk., PT Wijaya Karya (Persero) Tbk., PT Wintermar Offshore Marine Tbk. (kj2)

No More Posts Available.

No more pages to load.