Awali 2021 Komunitas Sedulur Saklawase  Berbagi Buku Bacaan di Desa Pager Wetan Pasuruan

oleh -1.371 views

Secara simbolis bantuan buku bacaan diserahkan kepada kepala desa setempat Abd. Rozak Minggu (3/01/2021)

KILASJATIM.COM, Pasuruan – Mengawali tahun 2021 Komunitas Sedulur Saklawase Surabaya yang berangggotakan eks relawan Jokowi, menggelar kegiatan literasi dengan aksi membagikan buku bacaan. Sasaran program di Desa Pager Wetan Kecamatan Purwosari Kabupaten yang kegiatannya dilangsungkan Minggu (3/01/2021).

Aktivis peduli anak Desa Pager Wetan,  Niken Kusumawati menuturkan, ada kegelisahan saat menyaksikan anak-anak sibuk dengan gadgetnya. Karena tampilan di gadget bisa juga menyesatkan anak-anak jika tidak ada pengawasan. Karenanya dia bersama para pemuda di desa tersebut menginisiasi wadah kegiatan untuk anak-anak, seperti taman bacaan, tempat bermain, sanggar melukis dan juga menari.Diharapkan tempat-tempat tersebut menjadi arena untuk mengembangkan bakat anak-nak di Desa Pager Wetan.

“Kita berupaya bagaimana anak – anak tetap mempunyai dunianya yaitu bermain. Kita juga ingin ada keseimbangan untuk anak-anak antara menggunakan gadget dan bermain. Jangan sampai kemudian hidup mereka dikuasai gadget, bahaya karena ada dampaknya,” ujar Niken.

Keberadaan Desa Pager Wetan ini cukup menarik. Abdul Rozak Kepala Desa setempat mengatakan, saat ini  desanya tengah berupaya menjadi desa ramah anak. Salah satunya dengan cara mengajak anak- anak untuk gemar membaca dan tidak bergantung pada HP.

“Di desa ini disediakan aneka mainan anak tradisional. Sehingga anak anak akan bisa bermain bersama dan tidak menjadikan HP sebagai alat permainan tunggal yang bisa membuat anak menjadi individualistis. Sdaat ini tengah mengupayakan desa ini menjadi desa ramah anak. Taman bacaan dan aneka permainan tradisional kita siapkan, agar anak anak bisa menikmati dunianya yaitu bermain dan membaca, dan tidak bergantung pada HP”, ujar Abdul Rozak.

Rozak bersyukur upayanya mendapatkan dukungan penuh dari masyarakat. Bahkan masyarakat bergotong royong untuk membuat taman bacaan dan tempat bermain. Selain itu, juga membuat sanggar melukis dan menari.

Komunitas Sedulur Saklawase Surabaya 

“Semua dikerjakan bersama-sama. Kita tidak mengeluarkan anggaran sama sekali. Semua berasal daru warga,” jelasnya.

Filipus Herman dari Komunitas Sedulur Saklawase menyampaikan,  bahwa upaya  Desa Pager Wetan membangun kawasan ramah anak sangat luar biasa. Saat ini tidak banyak daerah yang memberi ruang bagi tumbuh kembang anak.

Menurutnya,  sebagian besar daerah termasuk desa lebih mengutamakan pembangunan ekonomi. Sementara untuk kepentingan anak-anak diabaikan. Akhirnya banyak anak yang menjadi nakal, karena tidak terfasilitasi untuk berkegiatan secara positif.

“Sangat menarik ada desa yang peduli dengan anak-anak. Karenanya kita mendukung desa ini dengan membantu pengadaan buku bacaan anak”, tutur Herman yang juga seorang pengusaha besar di Surabaya.

Desa Pager Wetan, selain tengan berupaya menjadi desa ramah anak, Desa ini juga menjadi juara pertama lomba ketahanan pangan lestari di wilayah Kabupaten Pasuruan dan akan mewakili Pasuruan dalam lomba serupa tingkat Provinsi. (kj3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.