Auto2000 Digiroom, Strategi Pemasaran Digital Sukses Menjaring Konsumen Ditengah  Pandemi Covid 19

oleh -1210 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya –
Pelaku industri otomotif tanah air sangat merasakan dampak Pandemi Covid 19 dengan menurunnya angka penjualan dalam beberapa bulan terakhir sejak diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Pandemi virus corona di Indonesia telah mengubah strategi pemasaran para Agen Pemegang Merek (APM) yang sebelumnya berniaga konvensional melalui dealer atau pameran kini menjadi online, melalui virtual atau tanpa perlu tatap muka. Kini sebagian besar pemasaran diarahkan langsung ke ponsel konsumen.

Aktivitas pemasaran online ini sebagai langkah mendukung kebijakan pemerintah memutus rantai penyebaran Covid-19 dan mengajak masyarakat melakukan kegiatan sehari-hari dari rumah.

Walau banyak hambatan para APM telah berusaha memikirkan berbagai ide kreatif agar bisnis otomotif tetap jalan. Sebagaimana dilakukan jaringan Dealer Auto 2000 termasuk dealer di seluruh daerah salah satunya di wilayah Jawa Timur (Jatim) mengambil sikap sebagai upaya meningkatkan penjualan dengan mengalihkan dan menerapkan strategi pemasaran ke platform digital sebagai salah satu cara dan ujung tombak menjaring calon konsumen di tengah pandemi.

Toyota Astra Motor (TAM) melalui jaringan terbesarnya, Auto2000, sudah memulai langkah online dengan mengubah situs resmi mereka yang semula www.auto2000.co.id menjadi platform dagang elektronik (dagang-el) untuk penjualan mobil baru, suku cadang, dan aksesoris resmi Toyota di Indonesia di tengah pandemi corona. Platform itu disebut dengan Auto2000 Digiroom,  dealer online yang diklaim pertama di dalam negeri.

Chief Executive Auto2000 Martogi Siahaan mengatakan, perusahaan sudah siap bertransformasi ke era digital. Pembeli tak perlu lagi datang ke show room , cukup melalui Auto2000 Digiroom semua bisa dilakukan lewat ponsel.

Auto 2000 Digiroom memuat semua hal terkait penjualan hingga bertransaksi soal kendaraan melalui situs yang bisa diakses melalui ponsel dan tetap di rumah saja.

“Auto2000 Digiroom hadir layaknya showroom Toyota ada di sakumu,” kata Martogi.

Sebagaimana diketahui, Auto2000 Digiroom adalah digital showroom Toyota pertama dan satu-satunya di Indonesia yang memberikan end-to-end experience pada Auto Family yang mengakes www.auto2000.co.id.

Laman berisikan promo yang ditawarkan sesuai lokasi konsumen, memilih metode pembayaran yang diinginkan, digital signature untuk tanda pemesanan kendaraan, hingga mengirimkan dokumen via online dengan menggunakan teknologi Optical Character Recognition, untuk registrasi sangat mudah, yakni dengan mengunggag KTP maka formulir otomatis terisi. Selain itu semua proses pembelian mobil ini bisa dilakukan tracking online, termasuk persetujuan pengajuan kredit.

Baca Juga :  Wuling Indonesia Kenalkan Ekosistem Koneksi Pintar Dalam Mobil

CSD & Marcomm Departement Head Auto2000 Cahaya Fitri Tantriani menambahkan, layanan lain untuk purna jual, Auto Family bisa melakukan booking servis berkala di bengkel Auto2000. Bahkan yang terbaru, booking bisa dipilih dengan pilihan waktu atau pilihan lokasi bengkel, dan system di website akan memperlihatkan pilihan bengkel yang tersedia.

Selain itu, tersedia juga THS-Auto2000 Home Service yang membuat pelanggan bisa servis mobil Toyota di rumah. Auto2000 Digiroom juga menyajikan tracking proses seperti posisi teknisi THS serta status pekerjaan, baik bengkel, THS, dan body repair, hingga notifikasi ketika order sudah selesai.

Fasilitas lainnya, tersedia booking layanan Bodi & Cat berisi layanan perbaikan bodi kendaraan Toyota. Untuk yang suka mendandani mobilnya, Auto Family juga bisa melakukan pembelian suku cadang atau aksesoris dengan cara yang mudah dan praktis, termasuk mengatur jadwal pemasangan di cabang Auto2000 Digiroom.

“Dengan hadirnya Auto2000 Digiroom diharapkan pelanggan lebih mudah karena memiliki lebih banyak pilihan channel untuk mendapatkan layanan professional dari team Auto2000,” ujarnya.

Perusahaan akan terus mengembangkan penjualan melalui channel digital di masa mendatang. Selain untuk mempermudah konsumen memperoleh informasi mengenai kendaraan, perusahaan juga dengan mudah dapat mengkomunikasikan program penjualan ke konsumen, melakukan booking test drive, download brosur hingga mengatur janji temu.

Meski pemasaran digital saat ini tengah digencarkan, perusahaan menampik akan mengurangi ekspansi dealer.

“Fungsi penguatan dealer akan di ekspansi terus. Sebab, beberapa konsumen  masih ada yang tetap datang ke dealer, karena konsumen merasa yakin dan pas dengan melihat langsung kondisi kendaraan yang akan dibelinya,” ujarnya.

Sementara itu, Marketing Director, PT Toyota Astra Motor (TAM) Anton Jimmi Suwandi beralasan, perkembangan ke digital adalah satu dari beberapa pendekatan perusahaan. Tak hanya faktor Covid-19, pemasaran digital juga dipilih karena perusahaan memiliki  infrastrukturnya.

“Persiapan ke platform digital sebenarnya sudah cukup panjang dari awal menyediakan website hingga sekarang menyediakan berbagai aplikasi seperti M-Toyota dan juga virtual assitance atau Toyota Chatbot,” kata Anton.

Selain itu ada yang namanya layanan penjualan digital di dealer seperti digiroom di dealer Auto2000. Pendekatan digital ini diharapkan dapat melengkapi layanan fisik serta pelayanan yang mudah dijangkau.

Baca Juga :  Telkomsel Fest 2022 di TP3 Beri Peluang Pemanfaatan Tehnologi dan Inovasi Produk Layanan Digital Bagi Pelanggan

Toyota juga memindahkan layanan expo fisik ke virtual yang direspon positif di pasar. Strategi digital ini akan terus berlanjut dengan tetap mengembangkan dealer di seluruh wilayah.

Di tengah situasi pasar yang menantang, perusahaan menargetkan bisa mempertahankan pangsa pasar di kisaran 30 hingga 31% tahun ini sejalan dengan pertumbuhan pasar.

Pemasaran secara digital ini dilakukan secara menyeluruh di semua jaringan dealer Auto 2000,   tak terkecuali  PT Astra International Daihatsu, sebagaimana diungkapkan Kepala Divisi Marketing & CR Divisi PT Astra International, Daihatsu, Hendrayadi Lastiyoso.

Menurutnya, tren digital marketing sejak pertama kali ditetapkan pada masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) atau Mei 2020 sampai saat ini terus meningkat.

PSBB kala itu membatasi mobilitas para sales di kantor cabang untuk bertemu langsung dengan konsumen. Begitu pun dengan mobilitas konsumen yang lebih banyak di rumah. Minimnya aktivitas promosi di showroom maupun ketiadaan ajang pameran besar juga menjadikan inovasi digital sebagai satu satu cara menjangkau konsumen.

Salah satu bentuk aktivitas digital ini dilakukan melalui media sosial. “Para sales memasang iklan di akun media sosialnya dan dari situ mereka mendapat prospect leads atau calon konsumen,” jelasnya.

Manajemen kantor pusat pun dalam mengenalkan produknya ke konsumen dilakukan secara virtual melalui aplikasi zoom atau chanel Youtube Live. Event virtual showroom menurutnya sudah enam kali digelar dan diklaim mendapat respons cukup baik dari pasar yang di setiap event mampu menjaring lebih 7.000 pelanggan.

“Dampaknya pun cukup bagus, sekali event kami bisa mendapat 500 leads atau surat pemesanan kendaraan (SPK),” ujar Hendrayadi.

Sedangkan secara keseluruhan, sebanyak 20-25% leads atau calon konsumen bisa didapat dari aktivitas digital, baik promosi media sosial maupun event virtual tersebut.

Tren pemasaran digital akan tetap digunakan, apalagi dengan adanya kebiasaan baru masyarakat yang banyak beraktivitas di dalam rumah selama pandemi Covid-19.

Kendati pasar otomotif lesu dan persaingan ketat, dia berharap Daihatsu mampu mengambil 17% pangsa pasar mobil nasional atau menjadi pemain terbesar kedua, setelah Toyota. (kj2)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

No More Posts Available.

No more pages to load.