Asprov PSSI Jatim Tunda Laga Liga 3 dan Kompetisi Lain

oleh
Ketua Asosiasi Provinsi PSSI Jawa Timur, Ahmad Riyadh (kiri) bersama Sekretaris Asprov. Amir Burhanuddin.

KILASJATIM,COM, Surabaya – Asosiasi Provinsi PSSI Jawa Timur memutuskan menunda pelaksanaan seluruh pertandingan sepakbola Liga 3 dan kompetisi lainnya. Penundaan kegiatan seluruh pertandingan dan kompetisi ini berlaku sampai dengan batas waktu pemberitahuan selanjutnya sesuai dengan peraturan pemerintah.

Keputusan penghentian sementara ini diambil berdasarkan peraturan pemerintah dari Kementerian Pemuda dan Olahraga dalam Surat Edaran Protokol Kewaspadaan Pencegahan Wabah Covid19 Bagi Kegiatan Keolahragaan dan Surat Edaran Gubernur Jawa Timur tentang Peningkatan Kewaspadaan Corona serta PSSI Pusat.

Dalam hal ini, Asprov PSSI Jatim sebagai induk organisasi cabang olahraga sepakbola dan bernaung dalam KONI Jatim, memperhatikan dan mentaati regulasi yang dikeluarkan oleh pemerintah untuk bersama-sama mencegah dan menanggulangi penularan serta penyebaran Covid19 terutama di wilayah Jawa Timur.

“Keputusan penundaan pelaksanaan seluruh pertandingan sepakbola Liga 3 dan kompetisi lainnya mengacu kepada surat edaran dari pemerintah terkait wabah Covid19, penundaan sementara ini berlaku sampai dengan waktu pemberitahuan selanjutnya,” terang Ahmad Riyadh di Surabaya, Senin (23/3).

BACA JUGA: Asprov PSSI Jatim Usulkan Jambore Suporter Digelar PSSI

Ditambahkan, sepakbola salah satu cabang olahraga dengan jumlah penonton banyak serta melibatkan banyak orang maka penundaan kegiatan sepakbola ini sesuai dengan imbauan dari Gubernur Jawa Timur untuk melakukan jaga jarak sosial (social distancing) bagi semua orang, dikarenakan semakin meluasnya penyebaran Covid19 di Jatim.

Langkah selanjutnya, sesuai dengan mekanisme organisasi dalam situasi darurat ini, Asprov. PSSI Jatim akan menyusun jadwal ulang seluruh pelaksanaan pertandingan mulai dari laga kasta Liga 3 dan kompetisi kelompok umur Piala Soeratin, Sekolah Sepakbola (SSB) dan sepakbola wanita.

“Langkah selanjutnya menyusun jadwal ulang dan mempersiapkan secara teknis dan administrasi dan tentunya melakukan komunikasi dengan seluruh pihak terkait,” pungkasnya. (kominfo/kj7)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *