Apresiasi Job Fair, Ketua DPRD: Prioritaskan Warga Lokal

oleh -598 Dilihat

KILASJATIM.COM, Sidoarjo – Banyaknya penngangguran membuat DPRD Kabupaten Sidoarjo meminta perusahaan yang mengikuti Job Fair untuk lebih mengutamakan warga lokal daripada luar daerah.

Sindiran ini diberikan Ketua DPRD Sidoarjo, Abdillah Nasih di Job Fair Hybrid 2025 yang diselenggakan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertran).

“Kalau ada job fair seperti ini, jangan sampai yang mendapat pekerjaan justru pelamar dari luar daerah, padahal angka pengangguran di Sidoarjo masih tinggi,” ujar Abdillah kepada wartawan, Rabu (28/5/2025).

Abdillah menegaskan DPRD Sidoarjo siap mendukung kebijakan Disnakertrans, termasuk dalam pembahasan anggaran melalui APBD dan revisi regulasi ketenagakerjaan.

Salah satu evaluasi yang diusulkan adalah membuat aturan yang mendorong perusahaan mengutamakan warga lokal dalam rekrutmen tenaga kerja.

“Kami akan evaluasi peraturan daerah. Misalnya, apakah memungkinkan perusahaan diwajibkan memprioritaskan warga Sidoarjo,” ungkapnya.

Tak hanya soal rekrutmen, Abdillah juga menyoroti pentingnya pelatihan tenaga kerja yang berbasis kebutuhan wilayah. Ia mencontohkan beberapa kecamatan yang memiliki kekhasan industri masing-masing.

“Tanggulangin butuh regenerasi perajin kulit. Waru, terutama kawasan Wedoro, butuh pelatihan untuk mendukung industri sandal. Pelatihan harus spesifik dan kontekstual,” jelas pria yang juga menjabat Ketua PKB Sidoarjo ini.

Ia mengingatkan agar pemerintah tidak mengulangi trauma masa lalu saat tidak ada pelatihan yang memadai untuk mempersiapkan tenaga kerja lokal.

Menanggapi isu gelombang PHK (pemutusan hubungan kerja) yang mulai merebak, Abdillah mendorong Disnakertrans segera duduk bersama stakeholder terkait guna mencari solusi bersama.

Selain itu, ia mendorong adanya kolaborasi antara pemerintah dan perusahaan, termasuk pemberian insentif dan kemudahan perizinan bagi perusahaan yang berkontribusi besar terhadap penyerapan tenaga kerja.

Baca Juga :  Bupati Gus Muhdlor Berangkatkan 1.400 Peserta Mudik Gratis

“Yang penting ada hubungan saling memberi dan menerima (take and give). Pemerintah memberikan kemudahan, dan perusahaan berkomitmen membuka lapangan kerja. Mungkin bisa lewat terobosan padat karya,” pungkas mantan Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo. (TAM)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

No More Posts Available.

No more pages to load.