Aplikasi Double Track Support System Realisasikan Merdeka Belajar

oleh

Fajar Baskoro, tim IT pada Program SMA/MA Double Track trngajenunjikkan aplikasi double track support system’ . (Nova/kilasjatim/*)

KILASJATIM.COM, Surabaya –
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya bersama Dinas Pendidikan Jawa Timur merealisasikan kegiatan Merdeka Belajar melalui aplikasi double track support system. Aplikasi tersebut merupakan tindaklanjut dari pelaksanaan Program SMA/MA Double Track yang telah berjalan sejak tahun 2018.

“Mendukung gagasan Mendikbud Nadiem Makarim bahwa belajar haruslah menekankan kemerdekaan berpikir, meningkatkan kompetensi, dan mampu menyesuaikan dengan kebutuhan perkembangan yang ada, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur bekerja sama dengan ITS meluncurkan sistem aplikasi Pendukung Double Track, yang disebut DSS atau Doubletrack Support System,” kata Fajar Baskoro, tim IT pada Program SMA/MA Double Track.

Dikatakannya, DSS adalah sistem dalam mendukung kegiatan ekstra kurikuler yang berbasis pada peningkatan keterampilan (skill) untuk menekan angka pengangguran lulusan SMA dan menaikkan IPM Jawa Timur.

“DSS merupakan platform aplikasi yang memfasilitasi siswa melakukan kegiatan ekstra kurikuler berupa pelatihan dan pengembangan skill secara terprogram, terkontrol dan dimanage secara elektronika. Kalau biasanya ekstrakurkuler hanya dilakukan dalam bentuk kegiatan outdoor, dengan menggunakan DSS ini siswa akan terpantau kegiatannya, diamati bakat dan kemampuannya, dan diakhir kegiatan untuk mendapatkan sertifikat dan portofolio yang menyatakan level kemampuan siswa,” ujar Fajar.

DSS terdiri dari lima aplikasi. Pertama, aplikasi admindt.net yang merupkan aplikasi pengelolaan data sekolah penyelenggara Program DoubleTrack yang terdiri dari data siswa peserta program, absen dan aktivitas kegiatan proses pelatihan dan foto-foto kegiatan pelatihan.

Kedua, apalikasi ruangtraining.net, dalam bentuk portal pelatihan yang ditujukan bagi anak muda Indonesia dengan menawarkan beragam pilihan pengembangan diri untuk mengikuti pelatihan ketrampilan meliputi bidang desain grafis, fotografi, videografi, fashion technology, tata boga, kelistrikan. Pada potral ini tersedia beragam modul cetak, video tutorial, dan informasi tempat pelatihan di seluruh wilayah Jawa Timur bekerja sama dengan sekolah-sekolah, pondok pesantren, kursus, dan balai latihan kerja.

Ketiga, ruangujian.net, adalah portal aplikasi untuk ujian sertifikasi berbasis CBT (Computer Based Testing) untuk mengetahui level kompetensi calon tenaga kerja yang telah mengikuti pelatihan. Tersedia berbagai level ujian yang bisa diikuti secara online. Kelulusan ditentukan oleh kualitas pengetahuan dan ketrampilan yang dievaluasi langsung oleh tim ahli melalui aplikasi. Peserta yang lulus dapat mengikuti private challenge sekaligus mendapatkan point dan sertifikat.

Keempat, ruangkarir.net, merupakan portal layanan sebagai tempat menemukan beragam informasi karir yang menarik, pembuatan CV digital, resume, dan portofolio yang memuat produk hasil karya, dapat digunakan untuk mendapatkan pekerjaaan yang sesuai dengan yang diharapkan. Pada portal ini perusahaan atau dunia usaha dan dunia industri bisa mengiklankan lowongan pekerjaan yang tersedia dan memilih talenta-talenta yang sesuai dengan kriteria yang diinginkan baik kompetensi, lokasi, maupun bidang ketrampilan.

Kelima, ruangdagang.net. Berupa aplikasi online yang mewadahi peserta pelatihan yang tertarik dibidang usaha atau enterpreneur. Sarana pengembangan diri dan melatih peserta pelatihan yang tertarik di bidang kewirausahaan dengan menempatkan produk dan jasa di dalam jaringan marketplace Usaha Sekolah Online (USO). Pada portal ini dapat ditemukan produk-produk kreativitas yang berkualitas sekaligus dapat melakukan transaksi online.

“Dengan menggunakan pola pelatihan, pengelolaan big data bakat dan ketrampilan siswa, maka siswa yang telah mengikuti kegiatan pelatihan dapat bekerja ataupun berwirausaha. Semua dilakukan secara traceable, baik kemampuan teknis maupun kemampuan digitalnya,” kata Fajar.

Jika ada yang masih belum menemukan solusi bekerja atau wirausaha, lanjut Fajar Baskoro, siswa yang telah lulus dapat mengupdate kemampuannya melalui upskilling dengan ruangtraining atau mengikuti pelatihan yang baru (reskilling).

“Melalui cara ini dan melalui Program Double Track, menganggur setelah sekolah bukan pilihan tepat. Program DT adalah bagaimana membekali siswa dengan keterampilan melalui mekanisme kegiatan ekstra kurikuler agar siap kerja atau berwirausaha,” katanya.

Pada 29 Desember, Dinas Pendidikan Jawa Timur akan menggelar festival SMA/MA DT dengan melibatkan peserta sebanyak 157 sekolah. Sekolah akan menampilkan sekaligus menunjukkan pada publik hasil yang telah mereka capai, baik dalam bentuk produk yang dapat diperjual-belikan maupun poster.Festival akan di buka oleh Gubernur Jawa Timur, khofifah Indar Parawansa sekaligus ditandai dengan pelincuran buku double track di Jatim Internasional Expo. (kj2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *