Antisipasi Kasus Bullying di Jakut, Eri Cahyadi Perintahkan Pengawasan Ketat

oleh -127 Dilihat
(Foto:Dok Humas/kilasjatim)

KILASJATIM.COM, Surabaya – Tragedi dugaan bullying yang berujung ledakan di sebuah sekolah di Jakarta Utara (Jakut) menjadi alarm serius bagi Pemerintah Kota Surabaya. Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, bergerak cepat dengan memperkuat koordinasi bersama Dinas Pendidikan guna memastikan insiden serupa tidak terjadi di Kota Pahlawan.

Eri menilai kekerasan di lingkungan sekolah, sekecil apa pun bentuknya, dapat menimbulkan luka psikologis jangka panjang bagi anak. Ia mengingatkan bahwa korban perundungan kerap menyimpan trauma mendalam yang berpotensi berkembang menjadi perilaku balas dendam.

“Peristiwa seperti itu sangat membahayakan, terutama jika anak menjadi korban bullying,” ujarnya, Selasa (11/11/2025).

Untuk memutus potensi benih-benih kekerasan, Pemkot Surabaya menyiapkan langkah proaktif. Melalui Dinas Pendidikan, pemerintah kota akan memperbanyak kegiatan kebersamaan lintas sekolah yang melibatkan siswa dari berbagai latar belakang agama dan etnis. Tujuannya memperkuat ruang pertemanan dan meningkatkan empati antarpelajar.

Eri menegaskan bahwa budaya toleransi harus menjadi fondasi utama di lingkungan pendidikan. Ia pun menginstruksikan seluruh sekolah agar memperketat pengawasan dan memastikan tidak ada ruang bagi praktik perundungan.

“Bullying tidak boleh ada di sekolah-sekolah Surabaya. Ini menyangkut psikologis dan masa depan generasi muda,” tegasnya.(cit)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Baca Juga :  Pendaki Semeru Mulai Turun ke Ranupani, Jalur Pendakian Ditutup hingga Situasi Aman

No More Posts Available.

No more pages to load.