Angkat Derajat Makanan Soto dan Rawon Go Internasional

oleh

Para chef yang tergabung dalamPerkumpulan Chef Profesional Indonesia (PCPI) bertekat lewat gelaran Indonesia Chef Expo 2019 bisa mengangkat derajat makanan khas Nusantara khususnya Jawa Timur ke kancah internasional

KILASJATIM.COM, Surabaya – Perkumpulan Chef Profesional Indonesia (PCPI) akan menggelar Indonesian Chef Expo (ICE)  kerjasama dengan Coddy Maxx  di  Atrium Mall Ciputra World, pada Jumat-Minggu (15-17/11/2019).

Penyelenggaraan Indonesian Chef Expo (ICE) 2019 merupakan wadah para chef Indonesia dan diharapkan dapat mengangkat kekayaan, tradisi dan derajat makanan Indonesian khususnya Jawa Timur ke kelas Internasional.

Sekretaris Jendral DPP PCPI, Hendra Utomo mengatakan,
kegiatan ini sangat menarik mengingat ada banyak menu lokal hasil kreasi chef handal Indonesia.

“Kami sangat bersemangat dalam mengusung menu lokal menjadi go internasional. Setidaknya ada dua masakan khas Jawa Timur yang kami upayakan bisa go Internasional sebagaimana masakan Rendang dari Minang yang sudah mendunia. Untuk makanan khas Jawa Timur saya mencoba mengangkat Soto dan Rawon, semoga bisa diterima di luar negeri dan bisa mendunia, dan sekaligus menunjukkan potensi para chef berkompetisi di pasar global,” katanya, Selasa (5/11/2019).

Chef Hugo menambahkan, untuk mengasah kemampuan para chef, dalam ICE ke-2 ini juga diadakan kompetisi memasak menu lokal. Pihaknya berharap semua DPD PCPI yang ada diseluruh Indonesia, bisa mengirim wakilnya untuk mengikuti kompetisi tersebut.

Untuk even ke dua ini sengaja memilih Surabaya untuk tempat penyelenggaraan karena PCPI lahir di kota ini. Selain itu, industri kuliner di Surabaya juga sangat berkembang.

Dalam kegiatan yang digelar kali kedua tersebut, PCPI menargetkan mampu menghadirkan sebanyak 10 ribu orang pengunjung.

Chef Hugo optimis jumlah pengunjung akan mencapai target, mengingat tahun lalu di even yang sama jumlah pengunjung mencapai 10 ribu orang. Tahun ini diharapkan jumlahnya sama atau bahkan lebih.

Melalui tema Eksotika Nusantara kegiatan ini melibatkan masakan khas Nusantara salah satunya dengan menggelar Cooking Competition dengan menu soto dan jajanan pasar sebagai pilihannya.

Saat ini, disebutkan Hugo, jumlah anggota PCPI seluruh Indonesia mencapai 70 ribu chef. Jumlah itu naik tajam dibanding ketika awal pertama kali dibentuk pada 2017 lalu. Saat itu, jumlah anggota hanya sebanyak 10 ribu chef. Kemudian di tahun 2018 naik menjadi 50 ribu dan di tahun ini sudah mencapai 70 ribu.

“Dari kegiatan ICE ini kami ingin agar jumlah anggota kami bisa terus bertambah. Semoga bisa mencapai 100.000 chef,” jelasnya.

Dalam ICE ke-2 ini juga akan diadakan pemberian penghargaan berupa Culinery Award ICE 2019. Penghargaan itu diberikan pada pengusaha kuliner baik resto maupun depot yang menjadi rujukan favorit masyarakat.

“Di ICE ke-2 ini, kami juga akan menggelar Rapimnas (rapat pimpinan nasional) yang akan membicarakan program-program PCPI ke depan,” pungkas Chef Hugo. (kj2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *