Anggota DPR Dorong Pertamina Geothermal Energy Terus Kembangkan Energi Bersih

oleh -545 Dilihat

KILASJATIM.COM, PASURUAN – Anggota Komisi VI DPR RI yang membidangi BUMN, Mufti Anam, mendorong dan mendukung PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) untuk terus mengembangkan energi bersih dan berkelanjutan. Langkah ini penting untuk mewujudkan keberlanjutan ketahanan energi nasional.

Hal tersebut disampaikan Mufti Anam saat menghadiri forum bertajuk “Peran Pertamina Geothermal Energy dalam Proses Transisi Energi Bersih dan Berkelanjutan” yang digelar di Pasuruan, Jumat (15/9/2023).

“Salah satu energi bersih dan berkelanjuran adalah panas bumi yang kami dorong agar terus dikembangkan potensinya oleh PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO),” ujar Mufti yang juga mantan ketua umum HIPMI Jawa Timur tersebut.

PGEO sendiri merupakan bagian dari kelompok usaha PT Pertamina (Persero) yang berfokus pada pengembangan, eksplorasi, dan produksi energi panas bumi di Tanah Air. “Saya kira ke depan PGEO bisa semakin memainkan peran strategis dalam mendukung diversifikasi sumber energi dan keberlanjutan di negara ini. Potensi panas bumi Indonesia perlu terus didorong optimalisasinya guna menyediakan energi bersih dan ramah lingkungan,” papar Mufti Anam yang merupakan politisi PDI Perjuangan.

Berdasarkan catatan media, sebagai pelaku utama dalam industri energi panas bumi di Indonesia, PGEO memiliki portofolio proyek yang luas dan beragam. Dengan teknologi canggih dan tim ahli yang berpengalaman, mereka mengelola rantai nilai produksi energi panas bumi mulai dari eksplorasi hingga distribusi. Memiliki kapasitas terpasang secara own operation sebanyak 672 MW, dan 1205 MW dari Joint Operation Contract (JOC) yang berasal dari 15 Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) yang terbagi ke dalam 6 (enam) area operasi.

Mufti juga mengapresiasi kiprah PGEO yang turut berperan dalam mengurangi emisi gas rumah kaca. “Dengan menggantikan sumber energi konvensional, energi panas bumi yang dihasilkan oleh perusahaan ini memiliki dampak positif dalam mengatasi perubahan iklim global,” jelas Mufti.

Baca Juga :  SIG dan 31 BUMN, Gelar Pelatihan Bisnis Terapan di 26 Pondok Pesantren di Jawa Timur

Saat ini, area operasi PGEO terdiri atas 13 wilayah kerja, antara lain, di Kamojang, Karaha, Lahendong, GunungSibualu-Buali, GunungSibayak-Sinabung, Sungai Penuh, Hululais, Lumut Balai dan Margabayur, Way Panas, Pangalengan, Cibereum-Parabakti, Tabanan, dan Seulawah.

“Kami juga mendorong dan mengapresiasi PGEO untuk terus berinvestasi dalam teknologi canggih dan inovasi guna meningkatkan efisiensi operasional dan produktivitas, misalnya dengan mengoptimalkan proses ekstraksi panas bumi, penggunaan sumber daya, dan pengurangan limbah. Inisiatif ini membantu memajukan teknologi energi panas bumi dan mendorong kemajuan industri energi ramah lingkungan nasional,” pungkas Mufti. bud

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

No More Posts Available.

No more pages to load.