Amblesnya Jalan Sultan Agung Jember, BBPJN VIII Mulai Lakukan Pembongkaran Ruko  

oleh
Petugas BBPJN VIII Surabaya bersama PU Bina Marga Jatim, dan Sumber Daya Air bersama pemkab Jember melakukan pembongkaran 21 ruko di sekitar amblesnya Jalan Sultan Agung Jember.

KILASJATIM.COM, Jember – Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII Surabaya mulai melakukan pembongkaran 21 rumah toko (ruko) yang belum ambruk di sekitar Jembatan Jompo atau Jalan Sultan Agung Kabupaten Jember, Jawa Timur secara bertahap.

“Pembongkaran ruko dilakukan secara bertahap karena bangunannya sudah miring dan beban berat dari ruko akan berpengaruh pada pondasi yang telah terkikis aliran sungai,” kata Pembuat Komitmen Jalan Nasional Jember pada BBPJN VIII Surabaya, Dwi Bagus Bawono dikonfirmasi di Jember, Kamis (5/3).

Menurutnya, pembongkaran puluhan ruko tersebut dilakukan degan cara dirobohkan ke arah jalan raya dengan memperhatikan faktor keamanan dan keselamatan rumah warga yang ada di belakang ruko.

“Merobohkannya dengan pelan-pelan yang dimulai dari atas, kemudian tembok samping dan ketika tinggal balok betonnya maka akan ditarik ke arah depan, agar robohnya mengarah ke jalan raya,” tuturnya.

BACA JUGA: Tim Polda Jatim Bantu Cari Penyebab Ruko Ambles di Jember

Sementara Abdul Mujahit, Koordinator Penanganan Lapangan BBPJN VIII mengatakan, pihaknya berusaha melakukan pembongkaran dengan tidak berdampak. Sehingga mengurangi beban di atas dan akan ditarik ke arah depan atau jalan raya yang sudah ditutup sementara. “Meski pembongkaran dilakukan secara pelan-pelan, kami optimistis tenggat waktu selama 21 hari untuk membongkar bangunan tersebut dapat terlaksana,” katanya.

Sejumlah alat berat dikerahkan untuk melakukan pembongkaran tersebut baik dari Kementerian PUPR Pemerintah Pusat, Provinsi Jawa Timur maupun Kabupaten Jember, sehingga diharapkan merobohkan 21 ruko dapat dilakukan dengan cepat.

Seperti diketahui, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa bahkan turun langsung meninjau lokasi bencana longsor di Jalan Sultan Agung, Selasa (3/3) tengah malam hingga dini hari. Disambut oleh Bupati Jember Faida dan forkopimda Jember  beserta Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII , Ahmad Subki, Gubernur Khofifah tiba di lokasi tepat pukul 00.12 WIB.

Khofifah meminta agar percepatan penanganan untuk bangunan ruko roboh bisa dilakukan. Tidak hanya itu, ia juga meminta agar ruko yang masih berdiri namun dalam kondisi rentan bisa segera dirobohkan. Jangan menunggu debit air meninggi dan kedahuluan ambruk.

BACA JUGA: Bupati Minta Tim Penanganan Bencana Kalijompo Konsentrasi Teknis

“Hari ini memang kita sudah harus melakukan pembongkaran yang tersisa. Maka masyarakat mohon maklum Jalan Sultan Agung ini akan ditutup sementara sampai proses pembongkaran selesai,” kata Khofifah. (kominfo/kj6)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *