ABB – PT. BIMA Berkolaborasi Pengembangan Industri Pelabuhan Indonesia

oleh -716 Dilihat

Penandatanganan kerjasama dilakukan Chen Kang Tan, Vice President, Head of Motion Business Area, PT. ABB Sakti Industri dan Andriyuda Siahaan, Presiden Direktur, PT. Berkah Industri Mesin Angkat (BIMA) di ShangriLa Hotel Surabaya Senin (13/2/2023) (kilasjatim.com/Nova)

KILASJATIM.COM, Surabaya – PT ABB Sakti Industri (ABB Indonesia) Area Bisnis Motion,perusahaan global penyedia drives, motor, produk generator, dan solusi power train digital terintegrasi terkemuka di dunia menjalin kerjasama dengan PT Berkah Industri Mesin Angkat (BIMA) berkolaborasi menjajaki peluang dalam meningkatkan kapasitas untuk mengembangkan produktivitas dan efisiensi PT. BIMA, khususnya di tingkat wilayah kerja ex Pelindo III dan nusantara kedepannya.

Gerard Chan, President Director & Country Holding Officer, PT. ABB Sakti Industri mengatakan, sektor pelabuhan Indonesia berada dalam transisi modernisasi dan digitalisasi.

” Melalui kolaborasi ini, kami dapat mengidentifikasi peluang untuk meningkatkan adopsi digital tetapi yang lebih penting lagi, meningkatkan ketangguhan dan kinerja operasional PT. BIMA secara keseluruhan,” ujar Gerard Chan dalam sambutannya di acara MoU yang berlangsung di ShangriLa Hotel Surabaya, Senin (13/2/2023).

Ditambahkan Gerard Chan, kerjasama ini bertujuan untuk memfasilitasi peluang kolaborasi dan bisnis dalam pemeliharaan dan peralatan pelabuhan, serta inisiatif pengembangan kapasitas SDM
Melalui sinergi ini, keduanya berupaya meningkatkan kompetensi tenaga kerja dalam layanan pengelolaan pelabuhan Indonesia.

Penandatanganan kerjasama ini dilaksanakan di Shangri-La Hotel Surabaya dan ditandatangani oleh Chen Kang Tan, Vice President, Head of Motion Business Area, PT. ABB Sakti Industri dan Andriyuda Siahaan, Presiden Direktur, PT. Berkah Industri Mesin Angkat (BIMA).

Pada kesempatan yang sama Andriyuda Siahaan, Presiden Direktur, PT. Berkah Industri Mesin Angkat (BIMA) menyampaikan kerjasama ini membuka kesempatan bagi PT. BIMA untuk mengaplikasikan kepemimpinan digital global dan pengalaman industri yang dimiliki ABB untuk mempertahankan transformasi operasional yang optimal demi mencapai efisiensi dan produktivitas operasional di seluruh rantai suplai logistik di masa mendatang.

“Ini dapat diwujudkan dengan membangun bisnis model yang responsif dalam rangka memaksimalkan keunggulan kompetitif, membangun kompetensi tim, meningkatkan keselamatan, mengembangkan keterampilan dalam memecahkan masalah, serta memaksimalkan ketersediaan peralatan di di tengah perkembangan teknologi yang semakin dinamis dalam operasi pelabuhan,” jelasnya.

Baca Juga :  Costumer Experience Jadi Fokus PGN Digital Tranformation 2021

Seiring dengan pesatnya perkembangan ekonomi Indonesia sebagai salah satu negara dengan perekonomian terbesar di dunia, Indonesia perlu dan terus berupaya memenuhi kebutuhan logistiknya dengan cermat. Untuk itu, ABB mendukung PT. BIMA, sebagai anak perusahaan PT. Berlian Jasa Terminal Indonesia yang merupakan anak perusahaan dan bagian dari Group Pelindo untuk meningkatkan pelayanan pengelolaan pelabuhan.

Berkaitan dengan hal ini, PT. BIMA bertanggung jawab atas penyediaan peralatan pelabuhan dan suku cadang serta perluasan layanan untuk pemeliharaan pelabuhan yang mencakup pekerjaan sipil, kelistrikan, dan mekanik; sejalan dengan komitmen Perusahaan memberikan solusi layanan teknik yang terintegrasi.

Melalui kerjasama ini, PT. BIMA bertujuan meningkatkan kapasitas SDM untuk memperkuat produktivitas di wilayah kerjanya. Produktivitas berhubungan dengan penggunaan teknologi, mesin, dan digitalisasi sistem operasional pelabuhan, ditambah kemajuan teknologi yang terus berdampak pada efisiensi dan organisasi pelabuhan, sumber daya manusia masih merupakan penopang utama sistem pelayanan pelabuhan.

ABB Motion Services berkomitmen mendukung tujuan PT. BIMA melalui layanan pengembangan keterampilan dan kapasitas SDM serta otomatisasi proses dalam mengoperasikan dan mengelola pelabuhan secara efektif.

Kerjasama ini akan mendukung PT. BIMA mempertahankan produktivitas organisasi dengan dukungan keahlian ABB dalam operasi otonom, solusi digital, dan layanan lanjutan melalui berbagai program pelatihan dan pengembangan kapasitas SDM.

” Program ini sangat penting untuk mencapai standar baru di sektor pelabuhan melalui SDM yang mumpuni dan kompatibel dalam menangani tugas-tugas operasional dan administrasi di pelabuhan dalam rangka meningkatkan produktivitas dan mengurangi waktu tunggu, serta efisiensi biaya logistik, ”jelas Chan.

Chen Kang Tan, Vice President, Head of Motion Business Area, PT. ABB Sakti Industri menambahkan bahwa tuntutan akan produktivitas dan efisiensi pelabuhan semakin meningkat, didorong oleh transformasi digital, harga yang kompetitif, keunggulan layanan dan upaya industri untuk menciptakan operasi yang hemat sumber daya dalam transisi ke operasional pelabuhan yang lebih berkelanjutan.

Melalui kerja sama tersebut, ABB akan mengidentifikasi dan mengevaluasi solusi untuk meningkatkan keterampilan SDM di wilayah kerja PT BIMA di ex Pelindo III untuk mengoperasikan dan memelihara peralatan pelabuhan.

Dalam kolaborasi ini, ABB akan memberikan pelatihan yang fleksibel dan komprehensif untuk mengoptimalkan kompetensi di bidang teknik, pemeliharaan, dan pengoperasian melalui life cycle generator, dan penggerak ABB. Peserta pelatihan diharapkan memiliki pengetahuan tentang teknologi, operasi dan pemeliharaan, strategi pengurangan downtime yang didorong manajemen aset dan pelabuhan serta manajemen risiko yang lebih baik dari ketersediaan personel terlatih, sekaligus kemampuan untuk meningkatkan kepuasan kerja bagi personel pelabuhan.

Baca Juga :  BNI Java Jazz Festival 2024 Sukses Dorong Transaksi Digital BNI, Catatkan  Total Volume Rp 20,42 miliar

“Dengan keahlian dan pengalaman lebih dari 50 tahun dalam mendukung operator kelautan dan pelabuhan di seluruh dunia, kami yakin ABB dapat memberikan nilai tambah yang besar bagi PT. BIMA melalui kerjasama strategis ini. Kedua perusahaan telah bekerja secara ekstensif dalam industri ini, dan kami berharap dapat saling memberikan nilai tambah yang terbaik dalam membangun kinerja manajemen pelabuhan yang prima di Indonesia,” jelas Chen-Kang.

Andriyuda Siahaan, menambahkan melalui tujuh tahun perjalanannya, PT. BIMA telah bertransformasi dari perusahaan Engineering Solutions yang menyediakan solusi layanan total, menjadi Excellent Port Engineering Center di indonesia khususnya Pelindo Grup.

” Dalam menghadapi berbagai tantangan dan peluang di depan, perusahaan telah mempersiapkan sejumlah langkah strategis yang fokus tidak hanya pada layanan pemeliharaan dan fasilitas pelabuhan, namun juga mendorong pertumbuhan industri pelabuhan nasional, yang diwujudkan melalui serangkaian upaya transformasi digital dan pengembangan kapasitas dalam beberapa tahun terakhir dan kedepannya,” paparnya.

Dengan kesepakatan ini menunjukkan komitmen PT BIMA dan PT ABB Sakti Industri untuk bekerjasama dan saling mendukung dalam pelaksanaan bidang jasa teknik, pengadaan barang jasa, dan pemeliharaan, khususnya di bidang electrical dan engineering yang diperlukan oleh PT BIMA, di seluruh wilayah kerja PT BIMA dan PT Pelabuhan Indonesia Grup, serta tidak terbatas di wilayah Pelabuhan lainnya.

“Dengan semangat berkembang dan bertransformasi, PT BIMA dan PT ABB Sakti Industri bekerjasama untuk mencapai efisiensi, dan produktivitas operasional di seluruh rantai suplai logistik, dengan memperkuat operasi logistik PT BIMA, guna kepentingan Pelabuhan Indonesia. Serta bergandengan tangan, untuk berkontribusi secara nyata, dalam menjaga arus logistik nasional. Melalui usaha dan inovasi, dengan terus mengembangkan bisnis model yang tepat, responsif dan terdepan,” pungkas Andriyuda.  (nov)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

No More Posts Available.

No more pages to load.