62 RS di Jatim Jadi Rujukan

oleh
Khofifah usai menemui Para Direktur RS di Gedung Negara Grahadi Surabaya.

KILASJATIM.COM, Surabaya – Selama masa darurat Corona Virus Disease (Covid) 19, Pemprov Jatim telah menyiapkan 44 Rumah Sakit (RS) untuk menjadi rujukan pasien baik Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Perawatan (PDP), hingga dinyatakan positif. Kini, jumlah RS rujukan pun bertambah 18, sehingga total menjadi 62 RS.

“Sekarang ada 62 RS dalam koordinasi untuk memberikan pelayanan medik bagi ODP atau PDP. Tambahan 18 RS itu berasal dari RS milik Polri, TNI, BUMN, dan swasta,” kata Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, Kamis (19/3) malam.

Ditanya total kapasitas pasien yang bisa ditampung dari total 62 RS, ia belum bisa memastikan. “Ini sekarang masih didata,” kata Khofifah usai menemui Para Direktur RS di Gedung Negara Grahadi Surabaya.

BACA JUGA: Layanan Kesehatan Termasuk Konsultasi Virus Corona, Sediakan 44 Rumah Sakit Rujukan Pertama COVID-19  

Sebelumnya pemerintah provinsi telah menunjuk 44 RS rujukan milik pemerintah. Tiga rumah sakit di antaranya berstatus RS rujukan utama tipe A yakni RSU dr Soetomo Surabaya, RSU dr Saiful Anwar Malang, dan RSU Soedono Madiun.

Penambahan RS rujukan dilakukan menyusul meningkatnya kasus Covid-19 di Jawa Timur. Sampai dengan 19 Maret 2020 pukul 16.00 WIB, Tim Gugus Tugas Penanganan Covid 19 di Jatim mencatat sembilan pasien dinyatakan positif. Sebanyak 36 orang masuk kategori PDP, dan 91 orang masuk kategori ODP.

Dari sembilan pasien positif, satu di antaranya meninggal di RSU dr Saiful Anwar Malang. Satu pasien di RSU dr Soetomo masuk ketegori berat karena harus dibantu dengan alat pernafasan. Sisanya dalam kondisi stabil dengan kategori sedang dan ringan. (kominfo/kj6)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *