5 Unit PJB Raih Penghargaan Pengembangan Desa Berkelanjutan

oleh SebarTweet

Lima unit PJB, PT PJB UBJOM Paiton, PT PJB UBJOM PLTU Tanjung Awar-awar, PT PJB Unit Pembangkitan Paiton, PT PJB Unit Pembangkitan Cirata serta PT PJB Unit Pembangkitan Gresik menerima penghargaan kegiatan CSR & PDB (Pengembangan Desa Berkelanjutan) Awards 2022 yang diselenggarakan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI. Penghargaan diserahkan secara langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, di Jakarta pada Kamis (23/6).

KILASJATIM. COM, Surabaya – Lima unit PJB, PT PJB UBJOM Paiton, PT PJB UBJOM PLTU Tanjung Awar-awar, PT PJB Unit Pembangkitan Paiton, PT PJB Unit Pembangkitan Cirata serta PT PJB Unit Pembangkitan Gresik menerima penghargaan kegiatan CSR & PDB (Pengembangan Desa Berkelanjutan) Awards 2022 yang diselenggarakan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI. Penghargaan diserahkan secara lanngsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, di Jakarta pada Kamis (23/6).

Dalam sambutannya, Wakil Presiden Republik Indonesia Ma’ruf Amin menyampaikan, penghargaan kegiatan CSR & PDB bertujuan untuk membina Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) dan diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa yang selanjutnya dapat mewujudkan
struktur perekonomian yang kokoh berkembang dan berkeadilan.

Direktur Utama PT PJB, Gong Matua Hasibuan mengatakan, penghargaan ini menjadi bukti nyata kontribusi PJB dalam menyukseskan program pembangunan berkelanjutan terutama pada pemberdayaan masyarakat desa melalui BUM Desa.

“Program-program CSR dalam pendampingan pembangunan desa pun akan terus kami tingkatkan agar masyarakat dapat merasakan manfaat dari hadirnya perusahaan di lingkungannya,” kata Gong Matua.

General Manager PT PJB UP Gresik, Sidik Wiyono, Kamis (23/06/2022) menyampaikan bersyukur atas pencapaian PJB UP Gresik yang berhasil mendapatkan penghargaan tersebut. Hal ini membuktikan bahwa program CSR yang telah dilakukan selama ini dapat berkontribusi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan yang dicanangkan oleh pemerintah.

“Penghargaan ini merupakan bukti nyata kontribusi PJB UP Gresik dalam menyukseskan program pembangunan berkelanjutan, terutama pada pemberdayaan masyarakat desa melalui BUM Desa. Kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas program agar lebih banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat dari hadirnya perusahaan di lingkungannya,” imbuhya.

Secara rinci lima unit PJB itu masing-masing menerima penghargaan yang dibagi tiga kategori, yakni Gold, Silver dan Bronze. Untuk kategori Gold diraih dua unit PJB, masing-masing PJB UP Paiton dengan program Desa Wisata Binor Harmony dan Kampung Setrum, PJB UP Gresik dengan program Dewa Wisata Lontar, untuk kategori Silver diraih oleh PJB UBJOM Paiton dengan Taman Pemandian SBK.

Sedangkan kategori Bronze diraih dua unit, yaitu UP Cirata dengan Program Kelompok Ternak Domba Medal Saluyu, serta PJB UBJOM PLTU Tanjung Awar-Awar dengan Program Integrated Farming System Pemuda Harapan. Program Integrated Farming System ini diselenggarakan karena sejalan dengan tujuan Creating Shared Value (CSV) dan Sustainable Development Goals (SDG’s).

Salah satu penerima manfaat, Aristoteles selaku Ketua BUM Des Hendrosari menyampaikan, dengan adanya program CSR berupa pelatihan, pembinaan maupun bantuan infrastruktur dari PT PJB UP Gresik, warga desa dapat mengelola secara optimal TPST yang dibentuk pada akhir 2018 serta memiliki kompetensi dalam mengelola sampah dengan benar.

“Partisipasi dan kesadaran warga masyarakat untuk mengelola sampah rumah tangga turut meningkat, sehingga Desa Hendrosadi menjadi desa wisata yang mandiri dan berkelanjutan, serta mewujudkan lingkungan dan kehidupan yang layak untuk masa depan lebih baik,” imbuhnya.

Sebelumnya, penghargaan diterima setelah melalui rangkaian penilaian dokumen, presentasi maupun penilaian lainnya, serta merupakan apresiasi dan wujud kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar perusahaan.

Sedangkan rangkaian acara CSR & PDB, merupakan kegiatan yang diinisiasi Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi bekerja sama dengan Indonesian Social Sustainability Forum (ISSF). (kj2)