4.171 Jemaah Haji dari Embarkasi Surabaya Tiba di Tanah Suci, Waspada Cuaca Panas Ekstrem

oleh -463 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Sebanyak 11 kelompok terbang (kloter) dengan jumlah 4.171 jemaah haji dari Asrama Haji Embarkasi Surabaya telah berangkat ke Tanah Suci. Jumlah tersebut tercatat sekitar 11 persen dari total 97 kloter yang berjumlah 36.845 orang.

Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Akhmad Sruji Bahtiar, mengimbau kepada para jemaah haji untuk waspada terhadap cuaca panas ekstrem yang melanda Tanah Suci.

“Suhu udara siang di Madinah diperkirakan mencapai kisaran 36-41 derajat celcius. Ia berpesan agar jemaah lebih sering minum air untuk menghindari dehidrasi,” pesan Akhmad Sruji yang selalu diberikan kepada para jamaah sebelum meninggalkan Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES), Senin (5/5/2025).

Akhmad Sruji juga menekankan pentingnya jemaah menghadapi cuaca ekstrem dengan menjaga kesehatan dan memanfaatkan waktu ibadah di Masjid Nabawi secara bijak.

Ia juga mengimbau jemaah untuk tidak memaksakan diri ibadah di luar kemampuannya selama berada di Madinah.

“Jangan memaksa diri untuk menjalankan semua rangkaian ibadah jika kondisi tubuh tidak memungkinkan. Silahkan jaga kesehatann untuk ibdaha wajibnya ketika di Mekah kelak,” imbuhnya.

Dalam kesempatan sama, Akhmad Sruji juga menyampaikan kabar duka atas meninggalnya seorang jemaah haji Embarkasi Surabaya, Isdiyono Taslim Atmo Suwito (60) dari kloter 3, yang meninggal di RS Haji Surabaya karena sakit TBC dan stroke. Jenazah telah dipulangkan ke kediamannya di Tulungagung dan dimakamkan.

“Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Kami menyampaikan kabar duka. Semoga beliau ditempatkan di surga dan keluarga diberi ketabahan,” ucapnya.

Jenazah Isdiyono telah dipulangkan ke kediamannya, Desa Gebang, Kecamatan Pakel, Tulungagung dan dimakamkan Minggu malam.

Seperti diketahui, Isdiyono berangkat haji bersama istrinya, Sunarmi Mrakih (57). Keduanya tergabung dalam kloter 3 yang terdiri dari jemaah asal Tulungagung dan Kediri.

Baca Juga :  175 Jemaah Haji Indonesia Wafat, Penyakit Jantung Jadi Penyebab Utama

Kloter 3 masuk AHES pada Kamis (1/5) pukul 11.00 WIB dan diterbangkan pada Jumat (2/5/2025) pukul 11.40 WIB. Namun, karena kondisi kesehatan Isdiyono saat itu tidak layak terbang, ia menjalani perawatan di RS Haji dan meninggal karena mengalami sakit TBC dan stroke. (cit)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

No More Posts Available.

No more pages to load.