Pasar Murah Jatim di Probolinggo, Khofifah: Jaga Inflasi dan Daya Beli Masyarakat

oleh -246 Dilihat

KILASJATIM.COM, Probolinggo – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, kembali menggelar Pasar Murah sebagai upaya pengendalian inflasi, menjaga ketahanan pangan, serta mempertahankan stabilitas harga bahan pokok di tengah dinamika harga komoditas pangan. Kegiatan Pasar Murah ke-76 tahun 2026 tersebut berlangsung di kawasan Wisata Kuliner (Wiskul) Gladak Serang, Kota Probolinggo.

Khofifah menegaskan, pasar murah bukan sekadar kegiatan penjualan bahan pokok dengan harga terjangkau, tetapi menjadi bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus menjaga stabilitas ekonomi daerah.

“Pasar Murah ini merupakan ikhtiar bersama untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau. Dengan demikian, daya beli masyarakat dapat tetap terjaga dan inflasi daerah dapat dikendalikan,” kata Khofifah, dalam keterangannya, Senin, 8/6/2026.

Menurut dia, komoditas yang disediakan dalam setiap pelaksanaan pasar murah selalu disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan harga di lapangan, terutama komoditas yang memiliki kontribusi besar terhadap inflasi pangan.

“Yang kita hadirkan adalah komoditas yang memang paling dibutuhkan masyarakat sehari-hari,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga subsidi yang berada di bawah harga pasar. Beras premium dijual Rp 14.000 per kilogram, beras medium SPHP Rp 11.000 per kilogram, minyak goreng Rp 13.000 per liter, gula pasir Rp 14.000 per kilogram, serta tepung terigu Rp 10.000 per kilogram.

Selain itu, tersedia telur ayam ras Rp 22.000 per paket, daging ayam ras Rp 30.000 per paket, bawang merah Rp 7.000 per 250 gram, bawang putih Rp 6.000 per 250 gram, dan cabai Rp 5.000 per 200 gram. Sejumlah komoditas tersebut menjadi buruan warga karena harganya lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

Baca Juga :  Buka Latpimnas II, Gubernur Khofifah Bangkitkan Spirit Majapahit Untuk Peserta

Khofifah berharap program pasar murah dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan karena dinilai efektif dalam menjaga stabilitas harga dan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah.

“Harapannya, kita bisa menggelar kegiatan Pasar Murah ini secara berkelanjutan. Melalui kegiatan ini kita dapat melakukan stabilisasi harga dan pengendalian inflasi secara lebih efektif,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Khofifah juga mengapresiasi sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, Bulog, distributor, pelaku usaha, serta berbagai pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas harga pangan. Ia turut memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Probolinggo atas keberhasilannya mengendalikan inflasi hingga memperoleh penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Usai meninjau pasar murah, Khofifah bersama Wali Kota Probolinggo Aminuddin dan Ketua TP PKK Kota Probolinggo, dr Evariani Aminuddin, mengunjungi sentra kuliner di kawasan Wisata Kuliner Gladak Serang. Berbagai produk UMKM dan kuliner khas daerah turut dipromosikan, mulai dari minuman sinom, wedang uwuh, dimsum, bolen tape, lumpia, hingga tape khas Probolinggo.

Khofifah berharap sentra kuliner dan UMKM di Kota Probolinggo terus berkembang sehingga mampu menciptakan lapangan usaha baru, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.

Sementara itu, warga Kota Probolinggo, Susiati, mengaku bersyukur dengan adanya pasar murah yang dinilai sangat membantu masyarakat. Menurutnya, selain harga yang lebih murah, komoditas yang dijual juga merupakan kebutuhan pokok yang banyak dicari warga.

“Alhamdulillah Pasar Murah ini sangat membantu masyarakat kecil seperti kami,” ujar Susiati.

Hal senada disampaikan Hafidz yang berharap program pasar murah dapat lebih sering digelar. Ia berharap kegiatan tersebut bisa dilaksanakan secara rutin setiap minggu atau setidaknya sebulan sekali agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat.

Baca Juga :  252.490 Sertifikat Halal Bagi IKM Telah Terbit, Gubernur Khofifah Optimis Jatim Mampu jadi Pusat Industri Halal Indonesia

“Kalau bisa Pasar Murah rutin dilaksanakan setiap minggu atau setiap sebulan sekali, Ibu Gubernur,” katanya. (Den/Friz)

No More Posts Available.

No more pages to load.