Wardah Kosmetik Majukan Dunia Pendidikan di Surabaya Gelontorkan Dana CSR Rp 200 Juta

oleh

 

CEO PT Paragon Technology & Innovation, Nurhayati Subakat menyerahkan donasi CSR Wardah Kosmetik sebesar Rp 200 juta untuk pendidikan di Surabaya kepada Walikota Surabaya Tri Rismaharini Jumat (2/11/2018) di acara Wardah Days bertema “An Inspiring Beauty Discovery“ di Atrium Tunjungan Plaza.

 

SURABAYA, kilasjatim.com:
Wardah Kosmetik peduli pendidikan di Surabaya yang diwujudkan dengan pemberian donasi CSR sebesar Rp 200 juta. Tujuannya memberikan kesempatan bagi para pelajar untuk mendapatkan pendidikan yang lebih baik.

CEO PT Paragon Technology & Innovation, Nurhayati Subakat mengatakan, pemberian donasi ini merupakan bagian dari rangkaian acara Wardah Days bertema “An Inspiring Beauty Discovery“ di Atrium Tunjungan Plaza 3, mulai 31 Oktober 2018 – 4 November 2018.

“Kami percaya bahwa pendidikan merupakan hak semua orang dan merupakan fondasi pembangunan sebuah negara. Selain itu pendidikan yang baik juga akan membentuk karakter bangsa yang unggul dan mendorong peningkatan kualitas hidup bangsa. Mengingat pendidikan menjadi bagian penting dalam setiap aktivitas yang kami selenggarakan,” kata CEO PT Paragon Technology & Innovation, Nurhayati Subakat, disela acara Wardah Days bertema “An Inspiring Beauty Discovery“, di Atrium Tunjungan Plaza 3, Jumat (2/11/2018).

Dipilihnya Surabaya untuk penyerahan donasi karena Surabaya dianggap paling peduli terhadap dunia pendidikan. Salah satu bukti Kota Surabaya belum lama ini menerima penghargaan Anugerah Kita Harus Belajar (Kihajar) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pertengahan Oktober silam, sebagai penghargaan ke dua kalinya yang diterima langsung Walikota Surabaya Tri Rismaharini.

Sebagaimana diketahui, salah satu program CSR adalah dunia pendidikan sebagai salah satu pilar Wardah Inspiring Movement (WIM), sebuah kampanye yang memayungi empat bidang CSR Wardah, yakni pendidikan, kesehatan, pemberdayaan perempuan, dan lingkungan. Berbeda dengan program CSR pada umumnya.

“WIM mengandung unsur partisipatif, di mana individu, komunitas, dan organisasi dapat bergabung bersama Wardah untuk menjalankan program-program CSR tersebut. Misalnya WIM fokus pada pengembangan kapasitas stakeholders pendidikan,” jelasnya.

Sepanjang tahun ini WIM berkolaborasi dengan puluhan organisasi, yayasan, maupun gerakan di Indonesia dalam berbagai kegiatan, mulai dari pemberian beasiswa, pemberian pelatihan untuk guru, hingga program pendidikan keluarga. Dengan mengusung ‘semangat kembali ke sekolah’ Wardah telah menyelenggarakan gerakan ‘Good Leader Good Teacher’.

Selain itu Wardah juga memberikan apresiasi terhadap guru melalui ‘Wardah Inspiring Teacher’, mendukung acara Pesta Pendidikan yang diadakan oleh gerakan ‘Semua Murid Semua Guru’, serta berbagi inspirasi pendidikan untuk keluarga muda bersama Yayasan Keluarga Kita.

“Dengan makin banyaknya pihak yang berpartisipasi, kami percaya akan semakin besar pula potensi Pemerintah Indonesia dalam mewujudkan target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), salah satunya dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia,“ papar Nurhayati.

Wardah juga memberikan kemudahan bagi warga yang mau berpartisipasi dan terlibat aktif dalam kegiatan CSR, dengan meluncurkan microsite bertema ‘Kebaikan Hati untuk Negeri’. Microsite yang dapat diakses di http://wardahbeauty.com/inspiring-movement. (kj2)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *