Wadan Lantamal V Lepas Keberangkatan Jamaah Calon Haji KBIH Lantamal V

oleh
Istimewa

Surabaya, Kilasjatim: Wakil Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Wadan Lantamal) V Surabaya, Kolonel Marinir CTO Sinaga mewakili Komandan Lantamal V Laksamana Pertama TNI Tedjo Sukmono melepas keberangkatan 22 jamaah calon haji KBIH (Kelompok Bimbingan Ibadah haji) Lantamal V, di Gedung Serba Guna Mako Lantamal V.

Dua puluh dua jamaah haji KBIH Lantamal V tersebut terdiri dari sembilan orang TNI AL aktif dan 13 orang lainnya adalah keluarga besar TNI AL. Mereka tergabung dalam kloter 71 embarkasi Juanda Tahun 2019 menuju ke tanah suci guna menunaikan rukun islam yang kelima.

Tampak hadir dalam acara pelepasan jemaah haji 2019 KBIH Lantamal V yaitu bapak dan Ibu calon jamaah haji KBIH Lantamal V beserta keluarga, Para Asisten Danlantamal V, Para Kasatlak/Kasatker Lantamal V, Hadirin, Undangan Yang Berbahagia.

Bertindak sebagai pembimbing dari KBIH Lantamal V yaitu Kolonel Laut (KH) Drs. Moch Syafroni.

Danlantamal V dalam amanat tertulisnya yang dibacakan Wadan mengajak seluruh hadirin untuk memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT atas limpahan rahmat dan karunia-Nya pada hari ini kita dapat hadir pada acara pemberangkatan calon jamaah haji TNI AL beserta keluaga KBIH Lantamal V kloter 71 embarkasi juanda tahun 2019 dalam keadaan sehat wal’afiat.

Menunaikan ibadah haji ke tanah suci lanjut Danlantamal V, merupakan ibadah yang mulia dalam rukun islam yang ke lima. “Seluruh kaum muslimin tergugah dan berlomba untuk menunaikan ibadah haji, meski harus berkorban harta, waktu, tenaga, dan berpisah dengan keluarga, demi menunaikan ibadah yang mulia tersebut. Oleh karena itu, semangat beribadah yang tinggi ini senantiasa dipertahankan dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari setelah berhaji,” katanya, Senin, 29/7/2019.

Menurutnya, bagi umat islam menunaikan ibadah haji satu kali seumur hidup hukumnya wajib bagi yang mampu. Untuk itu bagi bapak dan ibu calon jamaah haji TNI AL maupun keluarga besar TNI AL yang pada tahun 2019 ini telah memenuhi persyaratan serta memperoleh kesempatan menunaikan ibadah haji patut bersyukur kepada Allah Subhanahu Wata’ala, karena atas kehendak-Nyalah, bapak dan ibu diberikan kehormatan untuk beribadah ke Baitullah.

Banyak hikmah yang akan dipetik dalam menunaikan ibadah haji di tanah suci mekkah. Kedudukan kita sama karena Allah Subhanahu Wata’ala memberi kedudukan untuk seseorang bukan karena keturunan atau status sosialnya, tapi karena kedekatannya kepada sang pencipta.

“Dengan keberangkatan calon jamaah haji ini saya berharap hendaknya bapak dan ibu sekalian menjadi muslim yang lebih lurus menjalani hudup ini dibanding sebelumnya melaksanakan haji,” tutupnya.

Apabila hal itu dapat diwujudkan, calon jamaah haji sekalian akan memperoleh predikat haji mabrur, haji yang sangat diidamkan bagi siapa saja yang menjalankannya yaitu yang diterima dan diridhoi oleh Allah subhanahu wata’ala.(KJ1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *