Uji Coba Perdana, Khofifah: Tol KLBM Solusi Konektivitas Sentra Industri Ring 1 Jatim

oleh
Istimewa

Gresik, Kilasjatim: Kunjungan langsung Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa sekaligus secara perdana telah melakukan uji coba operasional Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar (KLBM) dengan melakukan tapping kartu tol elektronik di Gerbang Tol Cerme, Gresik

Tak hanya tapping perdana, Gubernur Khofifah yang didampingi Dirut PT. Waskita Bumi Wira (WBW) Herwidiakto, Kepala BPJT Danang Parikesit dan beberapa Kepala OPD terkait di lingkup Pemprov Jatim juga mengecek langsung kondisi Jalan Tol KLBM mulai dari Gerbang Tol Cerme hingga Pintu Tol Legundi. Kemudian rombongan Gubernur Khofifah putar balik menuju ke Pintu Tol Bunder Gresik.

Seusai melakukan tapping perdana, orang nomor satu di Jatim ini menjelaskan, Tol KLBM telah mulai dioperasikan untuk masyarakat umum. Dimana, sesuai dengan SK Menteri PUPR, dua minggu pertama ini semua masyarakat diberikan kesempatan melewati Tol KLBM secara gratis.

“Alhamdulillah, mulai hari ini  atas izin Allah kita mulai  operasikan Tol KLBM sepanjang 29 Km. Kita akan melihat progres finalisasinya. Di Km 13 akan disiapkan rest area. Format desain rest area cukup unik. Mudah-mudahan bisa memberikan manfaat yang besar bagi seluruh layanan publik,” jelasnya.

Menurut Khofifah, Tol KLBM ini menjadi solusi efektif bagi konektivitas di Jatim khususnya ring satu industri di Jatim. Pihaknya pun menyampaikan, bahwa tol ini akan berkelanjutan sampai Manyar-Tuban. Konektivitas di antara titik-titik strategis di Jatim, terutama di sentra-sentra industri  ring 1 butuh percepatan untuk meningkatkan  efektivitas dan efisiensi.

Dengan demikian operasionalisasi tol ini, lanjut Khofifah, menjadi titik penting untuk meningkatkan layanan  publik kepada masyarakat terutama kaitannya dengan transportasi publik.

“Tidak hanya untuk masyarakat Surabaya, Mojokerto, Sidoarjo  dan Gresik, tetapi semua yang berkaitan dengan public transportation yang bisa kita maksimalkan efsiensi efektivitasnya. Utamanya, untuk membangun konektivitas sentra-sentra industri di Sidoarjo –  Mojokerto-Gresik,” pungkas gubernur perempuan pertama di Jatim ini. (KJ7)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *